Jadi Pesta Olahraga Kota Palembang, Porkot Palembang 2018 Perebutkan 1.591 Medali

Sebanyak 1.913 atlet dari 18 kecamatan yang ada di wilayah Kota Palembang dipastikan bakal meramaikan gelaran Pekan Olahraga Kota

Jadi Pesta Olahraga Kota Palembang, Porkot Palembang 2018 Perebutkan 1.591 Medali
SRIPOKU.COM/RESHA
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palembang Suparman Romans (dua dari kiri) dan Ketua Pelaksana Porkot Palembang ke-10 tahun 2018 Aliyudin Asral. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Sebanyak 1.913 atlet dari 18 kecamatan yang ada di wilayah Kota Palembang dipastikan bakal meramaikan gelaran Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Palembang ke-X tahun 2018, 11 – 18 November 2018 mendatang. Gelaran tersebut bakal memperebutkan 1.591 medali dari 18 cabang olahraga (Cabor).

Ke-18 Cabor tersebut yakni Atletik, Silat, Karate, Taekwondo, Futsal, Renang, Catur, Bola Basket, Voli, Sepakbola, Bulutangkis, Panahan, Sepaktakraw, Menembak, Anggar, Tenis Meja, Panjat Tebing dan Sepatu Roda.

Sebelumnya di rencana awal, ada 20 cabor yang dipertandingkan yakni Tenis Lapangan dan Kempo. Namun, Tenis Lapangan batal digelar karena syarat untuk digelarnya cabor itu, minimal 6 kecamatan yang berpartisipasi.

Sedangkan untuk Kempo, juga batal dilaksanakan karena ada masalah internal di organisasi itu. Untuk itulah, pihak panitia pelaksana (Panpe) memutuskan hanya 18 cabor yang digelar.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palembang Suparman Romans mengatakan, gelaran tersebut akan menjadi pesta olahraga masyarakat Kota Palembang. Di ajang kali ini juga, akan menjadi ujian dari hasil latihan dari para atlet level kecamatan tersebut.

“Porkot Kota Palembang ini menjadi salah satu sarana yang akan kita jadikan tolak ukur prestasi-prestasi Kota Palembang yang tersebar di 18 kecamatan,” ujarnya saat konfrensi pers sebelum pelaksanaan di Gedung KONI Kota Palembang, Kamis (8/11/2018).

Suparman mengakui, ajang kali ini juga menjadi perburuan bibit-bibit yang akan mewakili Palembang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 mendatang. Bahkan, pihaknya akan menurunkan tim pencarian bakat untuk memantau, jika ada atlet potensial yang justru tidak mendapat medali di Porkot Palembang 2018 itu.

“Sebab, tak menutup kemungkinan ada atlet yang tidak mendapat medali. Namun bisa lebih bagus jika dibina nantinya,” urainya.

Hal itu untuk mempertahankan gelar yang diusung oleh Kota Palembang di setiap gelaran Porprov Sumsel. Dimana Kota Palembang berhasil mempertahankan gelar 10 kali juara umum di Porprov Sumsel.

“Dengan ini diharapkan menjadi terukur, selektif dan objektif sehingga Kota Palembang yang selalu mengusung Palembang Harga Mati dan mampu mempertahankan 10 kali predikat juara umum,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Porkot 2018 Aliyudin Asral menjelaskan ke-18 cabor ini diselenggarakan di beberapa titik di Kota Palembang. Mulai dari kompleks Jakabaring Sport City (JSC) dan beberapa aula serta lapangan sekolah yang mumpuni.

“Secara umum kita telah siap 10 persen. Tinggal pembenahan di sana sini karena ada beberapa kebijakan yang harus diambil. Seperti venue, rencananya ada ada beberapa cabor di JSC yang kita pakai. Namun karena ada bencana beberapa waktu lalu, jadi kita sedang mencari alternatif karena tidak ada yang kita batalkan,” ujarnya.

Baca: Hasil Drawing Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Indonesia Satu Grup dengan Dua Negara ini

Baca: Indonesia Jadi Salah Satu Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2018, Berikut Ini Faktanya

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved