Berita Palembang

Gas Elpiji 3 Kg Langka Masyarakat Bingung. "Seperti Mengemis untuk Dapat Satu Tabung Elpiji 3 Kg"

Uniknya saat gas itu masuk ke pangkalan tapi pintu pagar ditutup dan pembeli seperti mengemis untuk mendapatkannya.

Gas Elpiji 3 Kg Langka Masyarakat Bingung.
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Gas tiga kilogram mengalami kelangkaan sejak beberapa hari terakhir, Kamis (8/11). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Sudah hampir dua minggu terakhir gas elpiji 3 kg sulit dijangkau masyarakat.

Kelangkaan gas melon itu membuat masyarakat kesusahan untuk beraktifitas rumah tangga maupun berjualan.

Banyak agen maupun pengecer tidak tahu penyebab kelangkaan gas tiga kilogram tersebut, dan mereka pun kebingungan melayani pertanyaan yang datang dari para konsumen pembeli gas melon itu.

Yumi, salah seorang penjual gas mengatakan gas ukuran tiga kilogram itu sejak lima hari terakhir sudah habis.

Bahkan, hinggga hari ini, belum ada pasokan dari distributor. Hampir keseluruhan tidak ada yang menjual gas tiga kilo.

“Di mana-mana agen gas tabung hampir tidak memiliki lagi stok, dan semuanya kosong. Saya juga kurang paham kenapa bisa seperti ini,” Jelasnya saat ditemui, Kamis (8/11).

Kini dengan kelangkaan gas melon ada saja pengecer yang melakukan kenaikan harga. Biasanya dari harga Rp 20 ribu dinaikan menjadi Rp 25 ribu ini menjadi sebuah hal yang cukup lumrah karena mau tidak mau gas itu menjadi sebuah kebutuhan.

“Mau tidak mau masyarakat harus merogoh kocek lebih untuk membeli gas,” Ujarnya.

Lanjutnya lagi, stok gas ukuran kecil sudah habis beberapa hari ini.

Karena itu, ia menjual elpiji ukuran 20 kilogram dengan harga yang cukup tinggi. Mau tidak mau inilah yang ada dan bagaimana lagi kita tidak punya kekuatan untuk memaksa pihak bersangkutan.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved