Berita Musirawas

Camat Sukakarya; Pembinaan Guru Ngaji Sejalan dengan Program Mura Religius

Camat Sukakarya M Setiawan mengatakan, pembinaan guru ngaji sejalan dengan visi misi Bupati Musirawas H Hendra Gunawan

Camat Sukakarya; Pembinaan Guru Ngaji Sejalan dengan Program Mura Religius
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Camat Sukakarya M Setiawan memberikan kata sambutan saat kegiatan pembinaan 102 guru ngaji di Masjid Mujahidin Desa Ciptodadi Kecamatan Sukakarya, Rabu (7/11/2018). 

Camat Sukakarya; Pembinaan Guru Ngaji Sejalan dengan Program Mura Religius

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Camat Sukakarya M Setiawan mengatakan, pembinaan guru ngaji sejalan dengan visi misi Bupati Musirawas H Hendra Gunawan, yaitu program Musirawas Religius dengan cinta Alquran dan memakmurkan masjid.

Karena itu, pihaknya sangat mendukung dilakukannya kegiatan pembinaan terhadap para guru ngaji.

Penyataan ini disampaikan M Setiawan, dalam kata sambutannya saat kegiatan pembinaan guru ngaji Kabupaten Musirawas tahun 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bag Kesra) Setda Kabupaten Musirawas itu dilaksanakan di Masjid Mujahidin Desa Ciptodadi Kecamatan Sukakarya, Rabu (7/11/2018).

Baca: Ciptakan Hidup Bersih dan Sehat, Desa Petranjaya Wakili Musirawas Lomba PHBS Tingkat Propinsi

Baca: Berita Musirawas: 53 Personel Polres Musirawas Diperintahkan Standby On Call. Ini Kegiatannya

Adapun guru ngaji yang dibina sebanyak 102 orang, berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Musirawas, yaitu Kecamatan Sukakarya, Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu, Muarakelingi dan Kecamatan Muaralakitan.

"Kami sangat mendukung kegiatan pembinaan guru ngaji yang diselenggarakan oleh Bagian Kesra Setda Kabupaten Musirawas, karena sejalan dengan visi dan misi Bupati Musirawas H Hendra Gunawan, yaitu Musirawas Sempurna cinta alqur'an dan memakmurkan masjid," kata M Setiawan.

Dikatakan, perlunya program yang nyata dengan memberikan pembinaan terhadap guru ngaji guna peningkatan kemampuan dalam rangka kegiatan belajar mengajar.

Karena guru adalah ujung tombak keberhasilan, sehingga harus diperhatikan.

Dia berharap, pihak terkait, khususnya pemerintah desa harus memberikan insentif yang cukup dan memadai bagi para guru ngaji, melalui anggaran desa yang ada.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved