Berita Lahat

Angkutan Batubara 'Tiarap' Pengusaha dan Sopir Angkutan Batubara Mulai Cemas

Pengusaha angkutan terpaksa memarkirkan truk batubara lantaran dilarang melintasi jalan umum.

Angkutan Batubara 'Tiarap' Pengusaha dan Sopir Angkutan Batubara Mulai Cemas
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Truk milik salah satu transportir dikandangkan pasca pelarangan melintas jalur umum. Jalan lintas tepatnya di Desa Ulak Pandan Sepi dari angkutan batubara dan jalan Servo milik PT Titan. 

Ditegaskannya bahwa harus diperhartikan para pengusaha kecil. Apalagi sopir- sopir yang bekerja adalah warga lokal. Mereka saat ini tidak tahu mau kerja apa.

Sementara yang punya tronton itu kebanyakan pengusaha besar.

Sementara, pantauan di jalan lintas Sumatera tepatnya di area Kecamatan Merapi Area terlihat lengang dari angkutan batubara.

Hingga berita ini dibuat tidak terlihat mobil truk dan tronton yang mengangkut batubara melintas.

Hal serupa juga terlihat di muka jalan servo milik PT Titan. Disisi lain, puluhan truk tampak terparkir rumah makan putra putri Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi.

Sementara Sang sopir masih menunggu

"Belum ada mas kalau angkutan truk batubara lewat jalan servo kecuali perusahaan yang sudah bekerjasama selama ini, "kata scurity, PT Titan Jasiman Sahri, ketika dibincangi di lokasi. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved