5 Kisah Peserta Tes CPNS 2018, Lulus Berkat Salat Ashar, Bawa Jimat hingga Melahirkan Usai Ujian SKD

5 Kisah Unik Peserta Tes CPNS 2018, Lulus Bekat Shalat Ashat, Bawa Jimat hingga Melahirkan Usai Ujian SKD Ujian Seleksi Kemampuan Dasar (SKD)

5 Kisah Peserta Tes CPNS 2018, Lulus Berkat Salat Ashar, Bawa Jimat hingga Melahirkan Usai Ujian SKD
Twitter BKN.go.id
Kisah Unik Peserta Tes CPNS 2018 ada yang melahirkan usai ujian 

Dengan membawa jimat, peserta meyakini akan menambah kepercayaan diri dan memperlancar mengerjakan soal.

Anggota Satpol PP menemukan jimat milik peserta tes cpns Kabupaten Madiun berupa rambut yang dibungkus dalam kertas. (Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi)
Anggota Satpol PP menemukan jimat milik peserta tes cpns Kabupaten Madiun berupa rambut yang dibungkus dalam kertas. (Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi) ()

"Persepsi mereka dengan membawa jimat akan memudahkan mengerjakan soal, melancarkan soal yang dikerjakan dijawab dengan benar. Selain itu bisa menambah kepercayaan diri," ujar Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto yang dihubungi Kompas.com, Rabu ( 7/11/ 2018)

Sigit mengatakan, tim tidak menanyakan secara detil alasan peserta membawa jimat dan asal muasal jimat itu diperoleh saat akan masuk ruang ujian. Ia berdalih, bila dilakukan penelusuran alasan peserta tes menggunakan jimat akan menyita banyak waktu.

"Kalau dilakukan penelusuran akan memakan waktu lama. Makanya kami hanya menyita jimat yang ditemukan didalam pakaian peserta tes. Nanti setelah selesai, para peserta bisa kembali mengambil jimatnya," ujar Sigit.

Ditanya dasar larangan membawa jimat saat masuk ruang ujian, Sigit mengatakan, sesuai ketentuan tidak diperbolehkan membawa apa pun ke dalam ruangan kecuali kartu peserta, pensil, dan selembar kertas kosong.

"Makanya, semua barang selain itu kami larang dibawa masuk ke ruang ujian termasuk jimat," kata Sigit.

Bagi Sigit, penggeledahan di badan diberlakukan lantaran dikhawatirkan peserta tes membawa alat bantu komunikasi.

Alat bantu itu bisa jadi tidak terdeteksi metal detektor.

Dengan demikian, dilakukan langkah penggeledahan badan. Kendati kedapatan membawa jimat, kata Sigit, peserta tes CPNS tidak digugurkan.

Mereka tetap diperbolehkan mengikuti tes CPNS. Pasalnya, jimat di luar konteks administrasi persyaratan seseorang mengikuti tes CPNS.

Halaman
1234
Penulis: Candra Okta Della
Editor: Candra Okta Della
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved