Korupsi Meikarta

Kejahatan Korporasi, Mengungkap Sengkarut Korupsi Meikarta

Mencengangkan, terkuaknya skandal korupsi perizinan pada mega-proyek Meikarta beberapa hari yang lalu melalui OTT

Kejahatan Korporasi, Mengungkap Sengkarut Korupsi Meikarta
ist
DR. AHMAD YANI, SH. MH. 

Kejahatan Korporasi:
Mengungkap Sengkarut Korupsi Meikarta
Oleh : DR. AHMAD YANI, SH. MH.
Presidium Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI)
Cukup mencengangkan tentu, terkuaknya skandal korupsi perizinan pada mega-proyek Meikarta beberapa hari yang lalu melalui operasi tangkap tangan (OTT) pihak KPK terhadap para pejabat pemkab Bekasi dan beberapa pihak swasta --pada akhirnya juga menjerat Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.

Kronologis

Proyek mega prestisius garapan salah satu perusahaan pengembang properti ternama tanah air, yang juga memiliki ekspansi bisnis ke berbagai bidang/sektor strategis lainnya ini, cukup mengejutkan ruang nalar publik.

Sebab, di saat progress pembangunan yang sudah berjalan, justru proses perizinan yang belum clear, bahkan masih dalam sengkarut suap-menyuap (korupsi).

Hal tersebut justru diperparah dengan support yang membabibuta dari pihak elite pemerintah "katakanlah" yang mana pada awalnya telah ikut (hadir) meresmikan proses tooping off proyek properti tersebut.

Bahkan, mendalilkan serta meng"garansi" perihal perizinan proyek pembangunan mercusuar tersebut yang sudah selesai, tanpa masalah (clear and clean).

Sungguh sebuah ironi diluar logika. Tentu, pada poin ini dapatlah dilihat bahwa tendensi pengaruh kekuasaan (intervensi) serta persengkokolan jahat yang cukup sistemik (perilaku koruptif) antara pihak pengusaha (swasta) dan pemerintah (dalam arti eksekutif) cukuplah besar potensi-nya.

Oleh karenanya, catatan di awal KPK yang sudah masuk ke dalam pusaran korupsi perizinan proyek prestisius Meikarta tidak boleh berhenti pada titik ini saja, melainkan harus mengusut (secara mendalam) aktor lain (intelektual dader) yang terlibat.
Bahkan,untuk secara lebih jauh menetapkan peristiwa ini sebagai kejahatan yang dilakukan oleh koorporasi (coorporate crime), atau dalam hal ini pihak perusahaan Lippo Group.

Pasca tabir sengkarut Meikarta terbuka, melalui OTT yang dilakukan KPK, berbagai attensi dan animo masyarkat hadir cukup kuat mengemuka.

Salah satunya saya sendiri yang bersama dengan para teman-teman intelektual, aktivis pergerakan (pejuang) anti korupsi, akademisi dan berbagai tokoh-tokoh lintas organisasi masyarakat yang tergabung dalam Presidium Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) mendatangi KPK secara langsung Jumat (19/08/2018) untuk
beraudinesi sekaligus memberikan dukungan agar KPK dapat konsisten, serta berani menetapkan para elite (intelektual dader) yang ada di balik perilaku koruptif yang terjadi.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved