Berita PALI

Jenazah Candra Kirana, Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 Disambut Histeris Keluarga

Kedatangan jenazah Candra Kirana (29) yang merupakan anak ke lima dari enam bersaudara, korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610,

Jenazah Candra Kirana, Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 Disambut Histeris Keluarga
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Kedatangan jenazah Candra Kirana (29) korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, disambut histeris dan isak tangis oleh keluarga besar di kediamannya, jalan Pembangunan, Gang Cempaka, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (3/11/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, PALI-- Kedatangan jenazah Candra Kirana (29) yang merupakan anak ke lima dari enam bersaudara, korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, disambut histeris dan isak tangis oleh keluarga besar.

Tampak Anang Urip (61), ayahanda Candra Kirana, terlihat tegar menyambut peti jenazah anaknya di jalan Pembangunan, Gang Cempaka, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (3/11/2018).

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, semenjak ada kabar bahwa jenazah Candra Kirana merupakan anak pasangan dari Anang Urip dan Husnaini akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten PALI, keluarga besar, kerabat dan tetangga korban sudah mulai berdatangan menunggu di rumah duka sejak pukul 7.30.

Kedatangan jenazah Candra Kirana (29) korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, disambut histeris dan isak tangis oleh keluarga besar dikediamannya, jalan Pembangunan, Gang Cempaka, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (3/11/2018).
Kedatangan jenazah Candra Kirana (29) korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, disambut histeris dan isak tangis oleh keluarga besar dikediamannya, jalan Pembangunan, Gang Cempaka, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (3/11/2018). (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)

Dan setelah lama menunggu, iring-ringan jenazah dengan mobil ambulans BG 1860 BF yang dikawal ketat oleh Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, tiba di rumah duka sekitar pukul 11.15. Dan kedatangan jenazah tersebut langsung disambut isak tangis keluarga dan langsung disemayamkan di rumah duka sekitar 15 menit.

Setelah itu, tepat pukul 11.30, peti jenazah langsung dibawa ke Masjid Nurul Huda, Kelurahan Bayangkara, Talang Ubi, yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka untuk di sholatkan.

Setelah itu, sekitar pukul 11.53, almarhum langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Talang Miring, Kelurahan Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Menurut Iwan yang merupakan kakak kandung korban, bahwa pihaknya sengaja memilih TPU Talang Miring, karena selain dekat dengan kediaman keluarga, juga di sini tempat lahirnya almarhum.

Kedatangan jenazah Candra Kirana (29) korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, disambut histeris dan isak tangis oleh keluarga besar dikediamannya, jalan Pembangunan, Gang Cempaka, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (3/11/2018).
Kedatangan jenazah Candra Kirana (29) korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, disambut histeris dan isak tangis oleh keluarga besar dikediamannya, jalan Pembangunan, Gang Cempaka, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (3/11/2018). (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)

"Jika ingin ziarah, akan lebih mudah bagi keluarga mengunjunginya," ujarnya. Sementara itu orang tua korban, Anang Urif, meskipun sangat terpukul dan sedih tetapi ia puas dan lega atas ditemukan anaknya Chandra. Ia telah ikhlas dan keluarga akan menerimanya dalam kondisi apapun.

"Saya puas dan lega dengan telah ditemukannya anak saya Candra Kirana. Dan berharap menantu saya juga dapat ditemukan, kami sekeluarga Ikhlas melepas kepergiannya," ungkap Anang Urif.

Masih dikatakan Anang, setelah jenazah anaknya dikebumikan, dalam beberapa hari kedepan, pihaknya akan menggelar pengajian dan takziah untuk mendoakan anaknya serta menantunya untuk segera ditemukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, almarhum Candra Kirana bersama istrinya Cici Ariska yang merupakan pengantin baru, dan dua rekannya Ade Sunandar dan Dadang, menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, dengan tujuan dari Jakarta-Pangkal Pinang. Korban Candra Kirana sudah ditemukan, sedangkan tiga korban lainnya belum terindentifikasi.

====

Baca: Sehari Sebelum Jadi Korban Pesawat Lion Air JT 610, Cici Ariska Tulis Status Selamat Tinggal

Baca: Jenazah Candra Kirana, Penumpang Lion Air JT 610 Asal PALI Langsung Dibawa ke PALI untuk Dimakamkan

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved