Hari Pahlawan

Menukik Arti Kepahlawanan Zaman Now

Sabtu,tanggal 10 Nopember 2018 mendatang diperingati sebagai hari Pahlawan yang ke 73 biasanya dimeriahkan berbagai kegiatan .

Menukik Arti Kepahlawanan Zaman Now
ist
Drs. HM. Daud Rusjdi AW 

Menukik Arti Kepahlawanan Zaman Now
Oleh : Drs. HM. Daud Rusjdi AW
Da'i Bid Tadwin/Mantan PNS Kodam II/Swj
Sabtu, tanggal 10 Nopember 2018 mendatang diperingati sebagai hari Pahlawan yang ke 73.

Biasanya setiap tahun, jauh hari sebelumnya selalu dimeriahkan dengan berbagai kegiatan mulai dari kegiatan olah raga, kegiatan seni, pertemuan dengan keluarga pahlawan, memberikan santunan kepada panti-panti dan lain sebagainya.

Sejumlah warga melihat beberapa tempat bersejarah di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Tanggal 1 Oktober merupakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus mengenang korban peristiwa G30S/PKI khususnya tujuh pahlawan revolusi. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Sejumlah warga melihat beberapa tempat bersejarah di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Tanggal 1 Oktober merupakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus mengenang korban peristiwa G30S/PKI khususnya tujuh pahlawan revolusi. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Kemudian menjelang puncaknya ada kegiatan Apel Kehormatan, diadakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, dan renungan suci, Apel-apel Bendera di tempat umum dan di instansi-instansi termasuk tabur bungan di laut.

Kesemuanya ini dilakukan karena telah disepakati oleh seluruh bangsa ini, bahwa peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya menjadi Hari Pahlawan bagi bangsa Indonesia.

Konsekuensi dari kesepakatan bersama itu, harus selalu dikenang dan diingat, karena bila tidak dikenang dan diingat, maka pengorbanan arek-arek Surawaba bersama ABRI yang melawan musuh kala itu, bukan tidak mungkin akan terkikis dari ingatan para pahlawan pembangunan saat ini.

Boleh jadi juga memperingati Hari Pahlawan setiap tahun di negeri ini adalah juga untuk merealisasi adanya moto : "hanya bangsa yang besar yang dapat menghargai pahlawan-pahlawannya".

Sampai dengan tahun lalu 2017 dimana sejak adanya restu Presiden RI tahun 1984 agar pada setiap memperingati Hari Pahlawan diawali dengan mengheningkan cipta serentak di seluruh negeri ini selama 30 detik. Pada tanggal 10 Nopember 2018 inipun harus diadakan mengheningkan cipta secara serentak.

Sebagai anak bangsa, kita semua merasa wajib sejenak mengikuti tradisi itu, karena dengan mengikuti tradisi seperti itu, kita semua akan dapat paling tidak membayangkan betapa mulianya para pahlawan bangsa yang berkorban demi negeri tercinta ini.

Demikian pula dengan para pahlawan pada peristiwa yang lain setelah Indonesia merdeka, juga tidak luput harus dikenang karena merekapun telah menjadi pahlawan-pahlawan di bidangnya masing-masing seperti pahlawan di lapangan polirtik, pahlawan ekonomi, pahlawan kebudayaan maupun pahlawan Ilmu Pengetahuan, yang kesemuanya untuk perkembangan Indonesia.

Bila kita cermati catatan sejarah perjuangan bangsa Indonesia tercinta, maka terlihat betapa getolnya penjajah negeri ini untuk mempertahankan dan berkuasa di daerah jajahannya.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved