SFC update

Dipanggil Timnas Indonesia, Beto: Tanpa Saya Sriwijaya FC bisa Seperti Persebaya

"Saya tahu Sriwijaya berada di posisi tidak nyaman di klasemen. Kami tahu itu berbahaya. Namun, kami harus fokus dan bersatu.

Dipanggil Timnas Indonesia, Beto: Tanpa Saya Sriwijaya FC bisa Seperti Persebaya
SRIPOKU.COM/RESHA
Satu dari 2 personel Sriwijaya FC, yakni Alberto Goncalves yang dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk memperkuat Timnas saat berlaga di kompetisi AFF Suzuki Cup 2018, November mendatang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Jika bisa Beto Ingin tetap membela Sriwijaya FC dan membantu tim asal Sumsel ini, yang tengah berjuang dari zona degradasi. Namun baginya panggilan negara tidak dapat ditolak justru merupakan kewajiban.

Maka itu, Penggawa Sriwijaya FC, Alberto 'Beto' Goncalves, menganggap timnya harus berkaca dari Persebaya Surabaya untuk tampil solid di Liga 1 2018. Beto mengimbau agar Laskar Wong Kito bermain kolektif dan tidak bergantung kepada satu pemain.

Pernyataan itu didasari keluhan manajemen Sriwijaya FC terhadap Beto yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Petinggi klub meminta PSSI memberi dispensasi kepada Beto untuk bermain pada laga lanjutan Liga 1 2018.

Manajemen Sriwijaya FC khawatir timnya bakal semakin terpuruk tanpa Beto. Saat ini Laskar Wong Kito menempati peringkat ke-15 dengan torehan 33 poin. Mereka hanya unggul satu angka dari PS Tira di urutan ke-16 klasemen sementara Liga 1, atau batas zona degradasi.

"Saya tahu Sriwijaya berada di posisi tidak nyaman di klasemen. Kami tahu itu berbahaya. Namun, kami harus fokus dan bersatu. Banyak yang bicara sama saya, bagaimana kalau saya main di Timnas Indonesia," kata Beto kepada KLY Sports, Rabu (31/10/2018).

Beto menganggap situasi Sriwijaya saat ini, memiliki kesamaan dengan yang dialami Persebaya. Sang pemain menyebut ‎Bajol Ijo masih dapat keluar dari zona degradasi, meski tak diperkuat bomber andalan, yakni David da Silva.

Silva merupakan top scorer sementara Liga 1 2018 dengan torehan 16 gol. Namun, penyerang Brasil itu harus absen membela Persebaya pada pekan ke-26 kontra Persib Bandung dan 27 melawan Madura United karena menderita cedera.

Akan tetapi, Persebaya tetap tampil gemilang. Skuat asuhan Djajang Nurdjaman itu meraih kemenangan 4-1 atas Persib Bandung dan 4-0 ketika bersua Madura United.

"Situasi itu bisa membuat Sriwijaya mati. Namun, saya menganggap tidak mungkin terjadi. Ada beberapa contohnya, satu di antaranya Persebaya. Mereka tanpa Silva dalam beberapa laga terakhir. Namun, Persebaya tetap solid, menang, dan cetak banyak gol," tutur Beto.

"Persebaya menang melawan Persib, dan kemarin juga menang melawan Madura United. Itu semua tanpa Silva. Satu tim harus bekerja sama untuk menang, bukan hanya satu orang saja," ujar Beto.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved