News Video Sripo

Kapolda Sumsel Kunker Ke PT SERD Pastikan Kondisi Kamtibmas

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Wilayah Kerja Perusahaan PT SERD

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Untuk memastikan Kamtibmas yang kondusif, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Wilayah Kerja Perusahaan (WKP) PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), di Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muaraenim, Kamis (25/10/2018).

Menurut Irjen Pol Zulkarnain, bahwa kedatangannya ke lokasi Proyek Geothermal ini bertujuan untuk memastikan kondisi Kamtibmas diwilayah hukum Polda Sumsel, baik itu bagi investor maupun untuk masyarakat sendiri.

Pihaknya ingin melihat dari dekat permasalahan yang ada, supaya jelas. Dan jika ada persoalan-persoalan tentu bisa dimusyawarahkan dan dicari solusinya jangan sampai menggunakan kekerasan atau hal-hal yang sampai melanggar hukum.

Karena keberadaan perusahaan di sebuah daerah tentu diharapkan akan membawa kebaikan baik bagi perusahaan, pemerintah, maupun masyarakat itu sendiri.

" PT SERD adalah salah satu investor dibidang energi, kita berharap akan bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat Semendo," katanya.

Untuk itu, Kapolda berharap kepada masyarakat untuk dapat mendukung kelancaran perusahaan dalam beroperasi.

Dan kepada perusahaan juga diharapkan untuk dapat bersinergi dengan semua pihak.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT SERD, Supramu Santosa mengatakan bahwa PT Supreme Energy Rantau Dedap merupakan proyek vital nasional yang dilakukan perusahaan swasta PT Supreme Energy yang bekerjasama dengan investor Marubeni dari jepang dan Engie dari prancis yang mendapat penugasan dari pemerintah dalam mencapai target 35.000 MW.

Kegiatan proyek saat ini berada pada tahapan eksploitasi dengan melakukan pengeboran tambahan enam sumur uap yang telah ada agar dapat mencapai target produksi sebesar 2 x 110 MW secara bertahap, lokasi pemboran yang sedang aktif saat ini berada di Welpad I dan E untuk target sasaran kedalaman 2500-3000 meter.

" Target kita tahun 2020 nanti sudah bisa dikomersilkan untuk dijual ke PLN, dan rencananya hingga tahun 2020 nanti akan ada 13 Sumur yang akan kita bor, untuk itu kita mohon dukungan semua pihak untuk merealisasikannya," ujarnya.

====

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved