Berita Palembang

Berita Terkini Palembang: Baru Sebulan Keluar Penjara, Hendri Mencuri Speaker Aktif

Saya menyesal pak, saya mencuri karena khilaf dan tidak punya pekerjaan. Saya benar-benar menyesal.

Berita Terkini Palembang: Baru Sebulan Keluar Penjara, Hendri Mencuri Speaker Aktif
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Hendri (41), pelaku kasus pencurian yang kini diamankan petugas di Mapolsek Kalidoni Palembang, Jumat (19/10/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

Berita Terkini Palembang: Baru Sebulan Keluar Penjara, Hendri Mencuri Speaker Aktif

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Raut wajah Hendri (41), hanya pasrah dengan menyesali perbuatannya.

Terhitung baru sebulan keluar penjara, Hendri kembali diamankan petugas atas kasus pencurian.

"Saya menyesal pak, saya mencuri karena khilaf dan tidak punya pekerjaan. Saya benar-benar menyesal. Memang baru sebulan lalu saya keluar penjara," ujar Hendri, ketika rilis perkara di Mapolsek Kalidoni Palembang, Jumat (19/10/2018).

Hendri yang tercatat sebagai warga Jalan Mayor Zen Lorong Setia Kelurahan Selincah Kecamatan Kalidoni Palembang, dipergoki warga saat melakukan aksi pencurian speaker aktif di rumah warga kawasan Jalan Taqwa Kecamatan Kalidoni.

Dikarenakan sudah ada barang bukti hasil curian yakni speaker aktif, Hendri pun diserahkan warga ke Mapolsek Kalidoni Palembang.

"Rencana speaker itu akan saya jual ke tukang rongsokan. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Hendri yang memelas dan terus mengakui menyesal.

Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Yulia Farida didampingi Kanit Reskrim Ipda Herianto mengatarkan, aksi tersangka Hendri dipergoki oleh warga lalu di serahkan ke Polsek Kalidoni pada Sabtu (6/10/2018).

Dari pemeriksaan petugas, tersangka baru keluar penjara sekitar satu bulan atas kasus pencurian.

"Tersangka ini melakukan aksi pencurian di rumah yang sedang direnovasi. Tersangka masuk dari ventilasi jendela dan mencuri satu buah speaker dan dipergoki warga. Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik untuk dilakukan pengembangan dan dijerat dengan pasal 363 KUHP," ujarnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved