Berita Palembang

Pencuiri Motor Vespa Tetangga Ini Diterjang Timah Panas Anggota Ranmor Porlesta Palembang

Feriansyah terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Pencuiri Motor Vespa Tetangga Ini Diterjang Timah Panas Anggota Ranmor Porlesta Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Feriansyah saat diamankan di unit Ranmor Polresta Palembang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM PALEMBANG-- Feriansyah (32) warga Jalan Sungai Tawar Kelurahan 29 Ilir Kecamatan IB II Palembang,  terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi karena berusaha kabur saat akan ditangkap petugas ranmor Polresta Palembang.

Pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) milik Rospendi (25) ini diamankan petugas saat berada tak jauh dari rumahnya, Selasa (16/10), sekitar pukul 23.00.

Dimana tersangka ditangkap berawal dari adanya laporan Rospendi (korban) yang masuk ke Polresta Palembang.

Baca: Motor Honda Injeksi Anda Kurang Bertenaga, Coba Bersihkan Pakai Produk Ini

Dari laporan itu, petugas pun langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka.

Untuk mempertanggungjawabkan ulahnya, tersangka langsung digiring ke Polresta Palembang, berikut barang bukti satu unit sepeda motor Vespa warna hijau tahun 1978.

“Saat ditangkap FR ini berusaha kabur dan menyerang petugas dan dengan terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terarah dikedua kakinya,” Ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui
Kanit Ranmor Iptu Mardanus saat dikonfirmasi, Rabu (17/10).

Mardanus mengatakan, ketika melakukan aksinya, modus yang dilakukan FR dengan cara merusak pintu pagar rumah korban.

Baca: Berita Empatlawang : Geledah Mobil Parkir Saat Subuh, Polisi Temukan Pemuda Simpan Sabu

Setelah berhasil barulah ia membawa kabur sepeda motor Vespa milik korban yang terparkir di depan halaman rumahnya yang tidak terkunci stang.

Menurut Mardanus,  setelah pihaknya melakukan pemeriksaan diketahui kalau tersangka ini juga sering melakukan aksi penodongan di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

“nah kalau dari pengakuannya sudah 4 kali melakukan aksi penodongan,”katanya.

Atas ulahnya tersangka akan kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang Curanmor. Dengan hukuman pidana diatas 5 tahun pidana. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved