Berita Palembang

Berita Palembang : Angka Kecelakaan di Lahat Meningkat, 49 Orang Meninggal Dunia Sampai September

September tahun ini saja sudah terjadi 61 kasus, dengan korban meninggal dunia (MD) sebanyak 49 orang

Berita Palembang : Angka Kecelakaan di Lahat Meningkat, 49 Orang Meninggal Dunia Sampai September
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Anggota Satlantas Lahat menunjukkan cara berkendara yang baik dan benar kepada komunitas otomotif di lahat‎ 

Laporan wartawan Sripoku.com Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT -- Kendati kerap diingatkan akan keselamatan berlalu lintas namun tak membuat angka kecelakaan menurun.

Bahkan, tercatat di wilayah hukum Polres Lahat meningkat.

Sempai September tahun ini saja sudah terjadi 61 kasus, dengan korban meninggal dunia (MD) sebanyak 49 orang, 22 luka berat (LB), 51 luka ringan (LR), dengan kerugian materi mencapi Rp 151,9 juta.

Angka ini meningkat dari tahun 2017 yang mencapai 58 kasus, dan tahun 2016 hanya 50 kasus.

Baca: Berita Muaraenim: Beronjong Jebol dan Jalan Ambles, Warga 6 Desa di Sungai Rotan Terancam Terisolir

"Benar, tahun ini angka kecelakaan meningkat. Jumlah korbannya pun meningkat," ujar Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK, melalui Kasat Lantas, AKP Dani Prasetya, Rabu, (17/10).

Dani membeberkan, untuk tahun 2016 saja ada 50 kasus, dengan korban MD 37 orang, LB 21 orang, LR 42 orang, taksiran kerugian material Rp 140 juta.

Angka ini mulai meningkat ditahun 2017 sebanyak 58 kasus. Dengan korban MD 48 orang, LB 22 orang, LR 42 orang, dan kerugian material Rp 244 juta.

Baca: Berita Palembang : BKN Imbau Jangan Mudah Percaya Berita Soal CPNS, Harus Dikonfirmasi BKN

"Untuk menekan angka kecelakaan lantas ini, kita terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya melalui sosialisasi safety driving, di sekolah-sekolah maupun komunitas otomotif di lahat," beber Dani.

Disinggung penyebab meningkatnya angka kecelakaan, Dani mengatakan, selain tekstur jalan, ditambahnya banyaknya truk berukuran besar yang berbagi jalan dengan pengendara lain.

Baca: Berita Palembang : Permohonan Paspor Meningkat, Imigrasi Siap Layani Sampai Malam

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, mayoritas peristiwa kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengemudi kendaraan.

"Mulai dari kondisi fisik lelah, hingga akibat kurang konsentrasi selama mengemudi. Belum lagi karena kendaraan tidak layak jalan, mulai dari persoalan rem hingga komponen lainnya," tutupnya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved