Berita Daerah

Kapolres Beri Santunan Kepada Keluarga Korban yang Tewas Ditembak Rampok

Santunan berupa uang tunai dan bahan kebutuhan pokok sembako disampaikan langsung oleh Kapolres OKU kepada Ny Susi (ibunda Satria)

Kapolres Beri Santunan Kepada Keluarga Korban yang Tewas Ditembak Rampok
Sripoku.com/LENI JUWITA
Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari memberikan santuan kepada ibu korban. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA--- Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari bersama jajaran Polres OKU memberikan santunan kepada orang tua Satria (korban tewas ditembak rampok).

Santunan berupa uang tunai dan bahan kebutuhan pokok sembako  disampaikan langsung oleh Kapolres  OKU kepada  Ny Susi (ibunda Satria) di rumah duka Sabtu (13/10/2018).  Kapolres dan Wakapolres Kompol Nurhadiansyah SIK SH, Kabag Ops Kompol Yuskar Effendi SH, Kasat Reskrim AKP Alex Andiyan Skom dan sejumlah anggota Polres OKU melayat ke rumah duka.

Kapolres dan rombongan diterima oleh M Yunus dan Ny susi   bersama sanak famili.

Kapolres yang juga didampingi suami  tercinta Kombes Lamazi    (Karo Rena Polda Sumsel) menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap keluarga korban.

Kapolres juga memuji keberanian  Satria bin M Yunus yang baru berumur 15 tahun namun sudah memiliki keberania dan rasa tanggung jawab yang besar membantu tugas polisi menggagalkan aksi pencurian motor.

Baca: Berita OKU: Orangtua Satria Ikhlas Jenazah Puteranya Diautopsi, Begini Perampokan Sadis Beraksi

Baca: Berita OKU: Satria, Pelajar SMP di OKU yang Tewas Ditembak Perampok, Dimakamkan

Seperti diberitakan sebelumnya, pelajar kelas III MTS di Kota Baturaja  bernama Satria  gugur saat menggagalkan aksi perampokan di Jalan KH Ahmad Dahlam Lorong Ogan Kecamatan Baturaja Timur Jumat (12/10/2018) pukul 03.00 dini hari.

Waktu itu enam penjahat salah satunya bersenjata api beraksi mencuri motor milik tetangga korban.

Mengetahuia ada pencuri yang akan melintas didepannya, Satria dengan berani menghadang laju kendaraan dengan cara mengangkat kursi dan hendak memukul pelaku, namun aksi heroik korban terhenti  setelah satu butir peluru ditembakan penjahat lainnya tepat dikepala bagian belakang korban hingga korban akhirnya menghembuskan napas di lokasi kejadian.

Kawanan pelaku yang gagal membawa lari barang hasil curian ini langsung kabur dalam kegelapan malam.  (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help