Berita Palembang

Berita Palembang : GARBI Sumsel Targetkan Indonesia Jadi Negara Terkuat ke-5 di Dunia

Sementara Ketua GARBI Chapter Sumsel Amri Sudiono ST menyatakan sepakat untuk membawa Indonesia menjadi negara dengan kekuatan

Berita Palembang : GARBI Sumsel Targetkan Indonesia Jadi Negara Terkuat ke-5 di Dunia
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Wakil Ketua DPR RI H Fahri Hamzah bersama Ketua GARBI Chapter Sumsel Amri Sudiono ST, Asisten 1 Setda Pemprov Sumsel DR A Najib, Kepala Kesbangpol Sumsel Fitriana SSos MSi, tokoh pemuda Erza Saladin dan Yudha Pratomo Mahyuddin melepas burung merpati menandai Deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) di Guns Cafe & Resto, Minggu (14/10/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Wakil Ketua DPR RI H Fahri Hamzah menyatakan belum tahu arah Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) mau jadi apa nantinya dan akan mendukung Capres yang mana.

"Saya datang ke Palembang memenuhi undangan teman-teman GARBI yang entah arahnya mau jadi apa. Garbi merupakan organisasi yang membawa kebenaran."

"Garbi ini belum ada pembicaran mau ke Capres nomor 1 atau nomor 2. Belum ada afiliasi," tegas Fahri saat jadi pembicara pada Deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) Sumsel di Guns Cafe & Resto, Minggu (14/10/2018).

Baca: Beberapa Rekannya Dipanggil ke Timnas, Stopper Sriwijaya FC : Semua Pemain Inginnya Kesana

Menandai deklarasi GARBI Sumsel Fahri bersama Ketua GARBI Chapter Sumsel Amri Sudiono ST, Asisten 1 Setda Pemprov Sumsel DR A Najib, Kepala Kesbangpol Sumsel Fitriana SSos MSi, tokoh pemuda Erza Saladin dan Yudha Pratomo Mahyuddin melepas burung merpati ke udara.

Politisi PKS ini menyampaikan perasaan heran terhadap GARBI yang tiba-tiba muncul dan nama yang sudah ada dimana-mana.

"Kalau kita lihat GARBI ini munculnya tiba-tiba, entah mau jadi apa organisasi ini. Tapi kalau kita kaji makna yang terkandung di dalamnya sangat baik."

Baca: Berita OKU : Tewas Saat Gagalkan Perampokan, Polri Rekomendasikan Kakak Satria Masuk Bintara Polri

"GARBI punya cita-cita membawa Indonesia menjadi negara kuat di dunia, artinya ada keresahan di masyarakat dengan pemerintahan kita dianggap tidak suka berbicara sejarah."

"Padahal ibarat panah dan busur, semakin kita menarik ke belakang maka akan semakin melaju panah kedepan. Maksudnya semakin sering kita melihat sejarah maka akan semakin maju suatu negara. Kalau sekarang pemimpin Indonesia sudah diorientasi, malah bicara hal fiksi yang cuma imajinasi, seperti Thanos dan Game Of Thrones," kata Fahri.

Baca: Berita OKU : Tewas Saat Gagalkan Perampokan, Polri Rekomendasikan Kakak Satria Masuk Bintara Polri

Fahri menyebut pemerintah seharusnya lebih bicara soal fakta apa yang akan dilakukan untuk membawa Indonesia jadi negara yang lebih maju.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved