Berita Palembang

Berita Palembang: Pulang dari Kampung Baru Mengaku Polisi, 3 Sekawan Rampok Pengendara Motor

Pulang dari Kampung Baru Mengaku Polisi, 3 Sekawan Rampok Pengendara Motor. 1 Keok Ditembak

Berita Palembang: Pulang dari Kampung Baru Mengaku Polisi, 3 Sekawan Rampok Pengendara Motor
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kanit Pidana Umum Polresta Palembang, Iptu Tohirin beserta jajarannya melumpuhkan Andi (28), pelaku begal yang mengaku polisi, Jumat (12/10/2018). 

Berita Palembang: Pulang dari Kampung Baru Mengaku Polisi, 3 Sekawan Rampok Pengendara Motor. 1 Keok Ditembak

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam waktu 18 hari saja, Unit Pidana Umum (Pidum) dan Tekab 134 Polresta Palembang pimpinan Kanit Pidum Iptu Tohirin, berhasil mengungkap pelaku perampokan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi, di Jalan Kolonel H Burlian, samping SPBU Puntikayu, Sukarame, Palembang, Senin (24/9/2018) lalu sekitar pukul 23.30.

Tersangka Andi Laskar Wijaya (28) warga Jalan Sukawinatan, Lorong Masjid, Kelurahan Sukawinatan Kecamatan Sukarami akhirnya bertekuk lutut, setelah butiran timah panas menembus betis kanannya, Jumat (12/10/2018) malam.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG, Ini Link Live Streaming Vidio.com PSIS Semarang vs Barito Putera

Baca: Berita OKU: Pelajar SMP Tewas Ditembak Perampok, Jenazah Satria Digotong Jalan Kaki Sejauh 3 Km

Baca: BREAKING NEWS Sulawesi Utara Diguncang Gempabumi Magnitudo 5,6 Siang Ini, Sabtu 13 Oktober

Ketika diinterogasi, tersangka yang kesehariannya berprofesi sebagai buruh penjual kerupuk ini mengaku, melakukan aksi perampokan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi tersebut, bersama kedua rekannya,
yaitu R dan S yang masih buron.

"Awalnya R dan S itu mendatangi rumah saya pak, minta temani ke Kampung Baru (eks lokalisasi Teratai Putih Palembang). Lalu saat pulang kami bertemu korban. Saat itulah R dan S mengancam korban dengan pistol. Sedangkan saya mengawasi lokasi dan setelah berhasil saya yang tukang bawa motornya," ungkapnya.

"Memang kami memakai topeng dan mengaku polisi. Setelah kejadian itu, kami berpencar pak. Sepeda motor dijual kedua teman saya ke OKU Timur. Hasil penjualan motor sebanyak Rp 200 ribu sudah disita polisi,” ungkap Andi yang telah memiliki dua anak ini, Sabtu (13/10/2018) ketika ditemui Sripoku.com di ruang piket Reskrim.

Baca: Coba Gagalkan Aksi Perampokan Penjual Nasi Goreng Tewas Ditembak

Baca: Berita Palembang: Pelaku Begal Sadis Iwan Jari Enam Tewas Ditembak Petugas

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara didampingi Wakasat Reskim AKP Ginanjar dan Kanit Pidum Polresta Palembang, Iptu Tohirin mengatakan, tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena mencoba kabur saat akan dilakukan pengembangan kasus oleh petugas.

“Kini kita masih mencari dua pelaku lainnya yang juga terlibat dalam peristiwa perampokan itu. Dengan barang bukti berupa satu unit ponsel merk Vivo Y83 warna merah, uang tunai sebesar Rp ribu, jaket dan celana panjang warna hitam, cukup mengantarkan tersangka ke balik jeruji besi sel tahanan,” ungkap Yon.

Dikatakan Yon, modus yang digunakan tersangka tidak lain adalah mengaku sebagai anggota polisi dan merampas sepeda motor serta ponsel milik korban Deni Candra (22) warga Lorong Jaya Laksana, RT 10/03, Kelurahan 3-4 Ulu, Palembang.

“Kita masih terus kembangkan kasusnya. Doakan saja, kedua tersangka lainnya yang masih buron, cepat ditangkap,” ungkapnya.

===

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved