500 Massa Siap Gelar Aksi Bela Tito

Sebanyak 500 massa Aksi Bela Tito siap menggelar aksi menyuarakan Save Tito Karnavian (Kapolri) di Mapolda Sumsel, Senin (15/10/2018) pukul 10.00

500 Massa Siap Gelar Aksi Bela Tito
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sukma Hidayat selaku Koordinator Lapangan bersama rekan relawan pada diskusi rencana aksi Save Tito Karnavian For NKRI di Dian Cafe, Jumat (12/10). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Sebanyak 500 massa Aksi Bela Tito siap menggelar aksi menyuarakan Save Tito Karnavian (Kapolri) For NKRI di Mapolda Sumsel, Senin (15/10/2018) pukul 10.00.

"Kita mengundang kembali teman-teman yang punya kesepahaman untuk peduli membela Bapak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang namanya menjadi korban penyebaran berita bohong, fitnah-finah," ungkap Sukma Hidayat selaku Koordinator Lapangan pada diskusi rencana aksi Save Tito Karnavian For NKRI di Dian Cafe, Jumat (12/10/2018).

Menurut Sukma, Aliansi Masyarakat Sumsel Bersatu melakukan reaksi ini terkait pernyataan salah satu tokoh nasional yang mengatakan ada indikasi suap dan minta pencopotan Tito dari jabatan Kapolri yang dinilai tanpa bukti.

"Karena Tito putra deeah Sumsel. Minta ditegakkan UU ITE Pasal 29 karena telah melakukan fitnah. Kita minta Polri juga memanggil sanga tokoh nasional ini tadi terkait indikasi Rp 600 juta di Kemenkas walaupun sudah dikembalikan karena tidak memberikan efek jera. Kita minta siapa di belakang Ratna Sarumpaet," kata Sukma.

Sang tokoh nasional ini tadi pertama dipanggil, dia mangkir. Lalu dia ngeluarkan statement yang dinilai merupakan fitnah terhadap Tito.

"Kita bersama 500 massa akan melakukan aksi ini juga akan menyampaikan agar diusut aliran dana OTT Gubernur Jambi Zumi Zola setoran ke partai. Sampai kemana keterlibatannya.

Aksi Bela Tito tanggal 15 Oktober 2018 jam 10.00 untuk mendukung Tito sebagai putra terbaik Sumsel. Saya sebagai Korlap. Hj Dewi Gumay Negosioator. Korak Dedi Irawan dan Mulyadi. Kalau mereka melakukan show of force massa di Jakarta, bukan tidak mungkin kita akan mendampingi Tito ke Jakarta," pungkasnya. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help