Berita Empatlawang

Tiga Hari Berturut-turut BPBD Empat Lawang Temukan Ttik Api dan Terdektesi Bertambah

Sejak tiga hari lalu sejumlah titik api dikabupaten Empatlawang terdeteksi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bertambah

Tiga Hari Berturut-turut BPBD Empat Lawang Temukan Ttik Api dan Terdektesi Bertambah
BPBD Empatlawang.
Perugas pemadam memadamkan titik api di Desa Muarabetung Kecamatan Ulumusi Kabupaten Empatlawang. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG-- Sejak tiga hari lalu sejumlah titik api atau kebakaran lahan semak belukar dikabupaten Empatlawang terdeteksi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empatlawang bertambah

Kepala BPBD Empatlawang, M Taufik menjelaskan pada 8 Oktober titik kebakaran lahan diantaranya di Desa Muarabetung Kecamatan Ulumusi, dan Desa Muaralintangbaru Kecamatan Pendopobarat.

Selanjutnya 9 Oktober titik api di Talanggunug Kecamatan Tebingtinggi, Muarakalangan Kecamatan Ulumusi, dan dua titik di Pendopobarat di Desa Muaralintang lama dan Muarlintangbaru. Sedangkan tanggal 10 Oktober titik api di Desa Padangtepung Kecamatan Ulumusi, dan di Desa Tanjungraman Pendopo.

"Sejak tiga hari terakhir terpantau beberapa titik api terjadi kebakaran semak belukar, sejak tanggal 8 sampai tanggal 10, ada beberapa titik api terdeteksi dan sudah petugas padamkan. untuk hari ini tangal 11 sampai jam 12.00 belum ada laporan titik api yang terdeteksi, kami berharap tidak ada, " kata M Taufik kepada Sripoku.com, Kamis (11/10/2018)

Data ini menurut Taufik ada juga yang tidak bisa dijangkau pihaknya untuk dipadamkan.

"Selagi masih bisa dijangkau oleh mobil pemadam kita padamkan tapi kalau lokasi tidak memiliki akses maka tidak bisa ditangani, sebab ada juga lokasi-lokasi kebakaran yang tidak termonitor." ungkapnya seraya mengatakan agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarang dan tidak membakar lahan membuka lahan perkebunan.

Atas beberapa titik api terdeteksi inipun Kepala BPBD inipun agar petugas PBK bekerja ekstra namun menurutnya pihaknya kekurangan untuk anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) mobil Pemadam Kebaran (Damkar) yang terkadang harus menjangkau lokasi cukup jauh.

"belum kebakaran semak di lokasi jauh, dengan anggaran setiap hari jatah minyak mobil Pemadam kebaran cuma tiga liter perhari, itu tiga liter termasuk untuk manasin mesin pagi dan sore hari serta untuk pergi bolak balik mengisi air disungai, namun harus dicukupkan, "ungkapnya

BPBD Empatlawang sendiri dikatakan Taufik saat ini memiliki enam armada Pemadam Bahaya Kebakaran yang di berada di beberapa Kecamatan dalam wilayah Empatlawang. Armada PBK di Kecamatan Pendopo satu unit, satu unit Kecamatan Muarapinang, satu unit Kecamatan Paiker, satu unit di Kecamatan Ulumusi, dua unit di Tebingtinggi. (cr27)
(cr27)

Penulis: Awijaya
Editor: Budi Darmawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help