Ketegangan AS dan China Meningkat, Pasar Saham AS Kembali Berguguran

Pasar saham Amerika Serikat, Wall Street kembali mencatatkan hari terburuknya pada penutupan perdagangan Kamis (11/10/2018)

Ketegangan AS dan China Meningkat, Pasar Saham AS Kembali Berguguran
www.teropongbisnis.com
Bursa saham As. 

SRIPOKU.COM, NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat, Wall Street kembali mencatatkan hari terburuknya pada penutupan perdagangan Kamis (11/10/2018) waktu setempat atau Jumat (12/11/2018), setelah sehari sebelumnya Dow Jones sempat mencatatkan penurunan poin terbesar di dalam sejarah.

Berita Lainnya: Dampak Perang Dagang China dan Amerika Serikat, Dow Jones Memerah

Investor kembali mengkhawatirkan dampak dari meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China serta kenaikan suku bunga.

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Avarage kehilangan 545,91 poin atau 2,13 persen menjadi 25.052,83. Sementara indeks S&P 500 merosot 57,31 poin atau 2,06 persen menjadi 2.728,37.

Adapun indeks Nasdaq Composite mengalami penurunan sebesar 92,99 poin atau 1,25 persen menjadi 7.325,06.

Indeks volatilitas CBOE yang menunjukan yang menunjukkan optimisme atau kekhawatiran berlebih dalam pasa pun meningkat menjadi 24,98 persen, angka tersebut yang tertinggi tahun ini sejak 12 Februari lalu.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS Treasury pun jatuh ke posisi terendah dalam satu minggu ini karena maraknya aksi jual saham. Naiknya inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan di bulan September ini pun membuat Treasury menjadi lebih bullish.

Pada perdagangan sore hari, imbal hasil obligasi 10 tahun AS berada di 3,146 persen, turun dari 3,225 persen pada haru Rabu.

Kenaikan harga-harga barang konsumsi lebih rendah dari perkiraan Federal Reserve yang kemungkinan akan menaikkan suku bunga lagi di bulan Desember.

Nilai tukar dollar AS pun jatuh ke level terendah dalam dua minggu terakhir. Indeks dollar AS DXY turun 0,52 persen, sementara euro meningkat 0,63 persen.

Adapun dari segi komoditas, harga minyak turun ke posisi terendah dalam dua minggu karena pasar saham global berguguran, dengan sentimen investor menjadi lebih tertekan oleh laporan industri yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS lebih dari yang diharapkan.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 2,83 dollar AS pada posisi 80,26 dollar AS per barrel. Sementara minyak mentah acuan AS West Texas Intermediate (WTI) turun 2,2 dollar AS menjadi 70,97 dollar AS per barrel.

Penulis: Mutia Fauzia
Sumber: Reuters

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://ekonomi.kompas.com/ dengan Judul:
Indeks Saham AS Kembali Berguguran

Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help