Berita Arema

Berita Arema: Terkait Sanksi, Singo Edan Tak Ajukan Banding, 10 Tahun Tanpa Penonton Juga Siap

Berita Arema: Terkait Sanksi, Singo Edan Tak Ajukan Banding, 10 Tahun Tanpa Penonton Juga Siap

Berita Arema: Terkait Sanksi, Singo Edan Tak Ajukan Banding, 10 Tahun Tanpa Penonton Juga Siap
sripoku.com/anton
ilustrasi AREMA FC VS PERSEBAYA SURABAYA LIGA 1 INDONESIA 2018 

SRIPOKU.COM, MALANG-Kabar tentang Arema yang sudah mendapatkan  sanksi berat ditanggapi dingin oleh pihak manajemen. Menurut mereka, terkait sanksi tersebut Singo Edan Tak Ajukan Banding, sebab 10 Tahun Tanpa Penonton pun Arema Siap.

Menurut Iwan Budianto tak akan melakukan banding atas sanksi menjalani laga tanpa Aremania di kandang maupun saat tandang hingga akhir musim Liga 1 2018 yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Kondis) PSSI kepada timnya. CEO Arema FC itu bahkan siap jika timnya harus dihukum selama sepuluh tahun asal membuat jera.

Sanksi berat itu merupakan ujung dari insiden yang mewarnai laga menjamu Persebaya Surabaya pekan lalu (6/10). Iwan berharap, sanksi ini dapat menjadi momentum perubahan perilaku positif bagi semuanya, tidak hanya klub, panpel, tapi juga suporter.

"Jangankan dihukum sampai akhir musim, sejujurnya Arema ikhlas jika harus dihukum sepuluh tahun tanpa penonton dan sanksi lainnya, asalkan mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Indonesia, kita siap menjadi martir perubahan kebaikan dalam sepakbola kita," ujar IB sapaannya seperti dilansir wearemania.

Pria asli Malang itu menegaskan bahwa Arema menjunjung tinggi integritas sepakbola itu sendiri. Setiap upaya penegakan regulasi menurutnya harus dihormati dan dipatuhi, meski sanksi berat sebagai konskuensinya.

"Kita tidak akan mengajukan banding. Namun akan berada di barisan terdepan untuk membangun kesadaran para suporter, utamanya Aremania agar berubah menjadi lebih baik," katanya.

IB pun mengajak Aremania untuk merenung dan introspeksi diri, tetap menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadikan sanksi ini sebagai momentum untuk berubah dalam sikap dan berperilaku agar lebih baik dalam mendukung tim kebanggaannya. Yang terpenting, IB mengajak Aremania untuk tidak merespon negatif sanksi ini.

"Hentikan perdebatan, yang kita perlukan adalah bangkit, bersatu untuk berubah lebih baik, jika perlu kita harus lebih sering bertemu berdiskusi berbicara dari hati ke hati agar kejadian serupa tidak terjadi dan tidak diulang ulang lagi di masa yang akan datang," jelasnya.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved