Berita Palembang

Tingkatkan Produksi Air Bersih, PDAM Tirta Musi Bangun Intake di Pulokerto

Dimana pembangunnya dilakukan oleh Balai Besar Sungai dan instalasi pengelolaan airnya akan dilakukan oleh BUMD milik Pemkota Palembang tersebut.

Tingkatkan Produksi Air Bersih, PDAM Tirta Musi Bangun Intake di Pulokerto
Sripoku. com /Yandi Triansyah
Dirut PDAM Tirta Musi Andi Wijaya 

Laporan Wartawan Sripo Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM,PALEMBANG --Banyaknya permintaan pasang baru, PDAM Tirta Musi Palembang bakal membangun intake di Pulokerto Gandus.

Dimana pembangunnya dilakukan oleh Balai Besar Sungai dan instalasi pengelolaan airnya akan dilakukan oleh BUMD milik Pemkota Palembang tersebut.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya mengatakan, kapasitas intake yang bakal di bangun di Pulokerto Gandus mencapai 1000 liter perdetik.

Namun sementara ini akan dibangun dulu dengan kapasitas 700 liter per detik.

" Pembangunan ini dibutuhkan waktu selama dua tahun," kata Andi, Kamis (11/10/2018).

Dibangunnya intake ini, maka daerah pinggiran kota yang belum menikmatimair bersih seperti di kawasan Gandus, Barangan hingga ke ujung bisa mendapatkan air bersih.

"Daerah pinggiran bisa dialiri air bersih jika intake ini selesai," katanya.

Menurut dia, kapasitas air bersih sudah tak sebanding dengan jumlah pelanggan saat ini.

Sehingga di daerah tertetu pihaknya hanya mengaliri air selama dua jam saja. Bahkan ada daerah hanya dua hari sekali dialiri air.

"Sako, Sukarami hingga Sukabangun kita hanya dua jam sehari kita aliri air," katanya.

Selain pembangunan intake, pihaknya juga akan membangun di kawasan Poligon dengan kapasitas 150 liter per detik. Meski kapasitanya relatif kecil namun, bisa menambah kapasitas air untuk dialirkan ke rumah rumah warga.

Sebelumnya, Humas PDAM Tirta Musi Palembang, Dudi Iskandar mengatakan, jumlah pelanggan air bersih di Palembang mencapai 279.674 dengan kapasitas mencapai 3846 liter per detik.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya tidak lagi memungkinkan untuk melakukan pemasangan baru di kawasan tertentu.

"Saat ini ada sekitar 15000 yang mengajukan sambungan langsung," katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help