Berita Palembang

Gara gara Ini Lahan Pertanian di Palembang Hilang 62 ribu Hektar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, Sayuti mengatakan lahan pertanian di Sumsel yang bar

Gara gara Ini Lahan Pertanian di Palembang Hilang 62 ribu Hektar
Dok Humas Pemkot Palembang
Plh Walikota Palembang Harobin Mustofa secara simbolis melakukan panen raya padi lebak untuk masa tanam April - September, di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang, Kamis (2/8/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lahan pertanian hilang sebesar 62,8 ribu hektar atau 10 persen dari total lahan pertanian yang berjumlah 628 ribu  hektar akibat pembangunan di kawasan Gandus dan Kertapati.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, Sayuti mengatakan lahan pertanian di Sumsel yang baru dimanfaatkan untuk ditanam padi baru 5.775 hektar.

"Ya hilang 10 persen lahan pertanian kita, karena kota kita metropolitan kita hanya mempertahankan sudah ada, " kata Sayuti, Kamis (11/10/2018) saat ditemui di Rumah Dinas Tasik Palembang.

Dia mengatakan area pertanian yang terbesar di dominasi oleh tiga kecamatan yaitu kecamatan Gandus, Kertapati, dan Kalidoni.

"Ada juga di kawasan Sematang Borang 90 hektar, Plaju 250 hektar," katanya.

Menurut dia, pihaknya sedang sedang mengoptimalkan panen beras sebanyak dua kali selama setahun.
"Untuk meminalisir lahan yang hilang kita optimalkan panen dua kali, " katanya.

Bahkan Palembang saat ini mampu memproduksi gabah tringgiling sebanyak 4-5 ton perhektar, jika di akumulasikan dalam satu tahun palembang mampu memproduksi 26ribu ton gabah tringgiling.

"kebutuhan beras di palembang tidak kekurangan walaupun produksi palembang belum mencukupi, karena palembang bukan kota penyuplay beras," katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help