Debi Ariesta, Peraih Medali Emas yang Sempat Frustrasi dan Ingin Bunuh Diri

Salah satu atlet para catur peraih emas bagi Indonesia, Debi Ariesta, merupakan seorang penderita katarak.

Debi Ariesta, Peraih Medali Emas yang Sempat Frustrasi dan Ingin Bunuh Diri
https://www.instagram.com/kemenpora/
Debi Ariesta. 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Salah satu atlet para catur peraih emas bagi Indonesia, Debi Ariesta, merupakan seorang penderita katarak.

Jauh sebelum keberhasilan di pentas Asian Para Games, ada kisah pilu yang sempat dialami Debi yang mungkin tak akan bisa dilupakannya.

Berita Lainnya: Update Perolehan Medali Sementara Asian Para Games 2018, Rabu 10 Oktober, Pukul 15.51 WIB

Saat menginjak usia 11 tahun, Debi divonis mengalami katarak yang berpengaruh pada terganggunya penglihatannya.

Kondisi makin berat karena keterbatasan biaya membuat Debi tak bisa melakukan tindakan medis untuk mencegah kebutaan.

"Saya masih dapat melihat saat masih kecil. Saya mulai menderita katarak mulai kelas 5 SD," kata Debi dikutip dari asianparagems2018.id, Kamis (11/10/2018).

Debi menuturkan, saat menginjak usia 14 tahun, ia masih mengalami low vision. Namun, pada akhirnya, daya penglihatannya terus menurun dan tidak bisa melihat sama sekali.

Tak cuma sampai di situ, Debi juga terpaksa berhenti sekolah karena tidak bisa lagi melihat papan tulis. Kondisi itu yang mempat membuat Debi frustrasi dan putus asa. Ia pun sempat berpikir untuk bunuh diri.

"Saya sempat stres, frustrasi, bahkan ingin minum sampo, tidak mau hidup lagi," ucap Debi.

Pada Asian Para Games 2018, Debi menyumbangkan dua medali emas, masing-masing dari kategori standar netra perorangan dan beregu. Keberhasilannya itu membuat Debi berhak menerima bonus dari pemerintah.

Penulis: Alsadad Rudi
Sumber: Asian Para Games 2018

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://olahraga.kompas.com/ dengan Judul:
Debi, Peraih Emas yang Sempat Frustrasi dan Ingin Bunuh Diri

===

Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help