Berita Palembang

Berita Palembang : Usai Antarkan Kenalannya ke Pria Hidung Belang, Mahasiswa Ini Diciduk Petugas

Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, kembali berhasil mengungkap pelaku dengan kasus Human Traficking

Berita Palembang : Usai Antarkan Kenalannya ke Pria Hidung Belang, Mahasiswa Ini Diciduk Petugas
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
AA (23), ketika ditangkap Unit PPA Polresta Palembang, lantaran lakukan human Traficking, kemarin. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, kembali berhasil mengungkap pelaku dengan kasus Human Traficking (perjualan manusia).

Hal ini terbukt setalah Rabu (10/10) sekitar pukul 22.00, Unit PPA Polresta Palembang, pimpinan Kanit PPA Iptu Henny Kristyaningsih, berhasil meringkus seorang Mucikari berinisial AA (23), di hotel Mataram jalan A Yani Kelurahan 14 Ulu Kecamatan SU II Palembang.

AA ditangkap petugas PPA, usai mengantarkan dua orang wanita berinisial BA (23) dan EA (18), ke kamar hotel Mataram, untuk bertemu dengan seorang pria hidung belang.

Baca: Bumil, Cobalah Lakukan ini Agar Si Calon Bayi Terhindar dari Hepatitis B

"Mucikari ini kita tangkap saat dirinya hendak keluar dari kamar hotel di kawasan Plaju," ungkap Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, didampingi Waka Reskrim AKP Ginanjar, Kamis (11/10).

Dari hasil pemeriksaan petugas, Kanit PPA Henny, menuturkan, aksi Human traficking ini terjadi, setelah pelaku bertemu dan kemudian berkenalan dengan kedua wanita panggilan BA dan EA tersebut di hotel Mataram, pada Rabu (10/10).

Baca: Putri Mantan Presiden Ditangkap Karena Terlibat Pencucian Uang

Lalu, keduanya meminta kepada pelaku untuk dicarikan lelaki hidung belakang.

Kemudian merasa mendapatkan job itu. Pelaku pun, memasarkan kedua wanita tersebut di Media Sosial (Medsos) Facebook dengan sebuah grup bernama Komunitas Palembang Kesepian.

"Keduanya minta Rp 500 ribu pak short time (sekali main). Pelaku jualnya lewat FB, namun karena kesigapan anggota. Anggota langsung melakukan menyamaran sebagai lelaki hidung belang. Alhasil ketika pelaku mengantarnya, kita langsung endus dan kita tangkap," ungkapnya.

Baca: Ini Dia The Next Kaka, Berseragam AC Milan Pada Januari 2019 Dengan Rekor Pemain Transfer Termahal

Sedangkan, AA yang diketahui warga jalan KH Wahid Hasyim Lorong Tajur Kecamatan SU I Palembang, ketika ditemui diruang piket reskrim Pidsus, mengakui perbuatannya tersebut, Dimana ia hanya disuruh oleh kedua wanita panggilan tersebut, untuk dicarikan lelaki hidung belang.

"Awalnya saya berkenalan dengan kedua wanita itu Pak di hotel Mataram pak. Saat itu mereka minta dicarikan pelanggan."

"Mereka meminta Rp 500 ribu. jadi langsung saya carikan waktu itulah pak, saya jualkan di Facebook Komunitas Palembang Kesepian," ungkap AA.

Baca: Berita Pagaralam: Walikota Pagaralam Ancam Laporkan Warganya ke Polisi Jika Salahgunakan Bantuan

Lanjut AA, ia pun di telpon pria hidung belang yang hendak memakai kedua jasa wanita panggilan tersebut.

"Saya bilang untuk satu wanita Rp 500 ribu pak. Setelah deal, barulah kami berjanjian untuk bertemu di kamar hotel Mataram."

"Tapi, saya ditangkap polisi setelah antarkan kedua wanita itu ke kamar hotel pak. Saya tidak tahu, ternyata yang memesan itulah polisi," ungkap remaja semester 7 di salah satu Universitas di kota Palembang dikawasan Plaju ini.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help