Berita Palembang

Berita Palembang : Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Bocah 5 Tahun yang Tenggelam di Sungai Musi

Kurang dari 24 jam akhirnya petugas SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, BPBD dan Tagana Muba akhirnya berhasil

Berita Palembang : Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Bocah 5 Tahun yang Tenggelam di Sungai Musi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Tim Gabungan Basarnas Palembang, temukan Marendra (5), 100 meter dari TKP, Rabu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM PALEMBANG -- Kurang dari 24 jam akhirnya petugas SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, BPBD dan Tagana Muba akhirnya berhasil menemukan jasad Marendra (5) yang tenggelam di Sungai Musi Sekayu Selasa (9/10), sore.

Jasad Marendra ditemukan mengapung sekitar 100 meter dari tempatnya terjatuh, Rabu (10/10) sekitar pukul 06.45.

Menurut Kepala Basarnas Palembang Berty DY Kowaas melalui Kasi Operasi Inarwan dalam pencarian di hari kedua yang dimulai tepat pukul 06.00, pihaknya menerjunkan sebanyak 6 personel resquer dengan membawa peralatan SAR air lengkap ditambah dua set alat selam.

Baca: Berita Palembang: Harga BBM Naik Mulai Hari Ini, Petugas SPBU Beritahu Secara Lisan ke Pelanggan

Tim selanjutnya langsung bergerak menuju titik dimana korban diketahui pertama kali terjatuh.

"Dari informasi awal yang kami dapatkan saat kejadian korban ini mandi bersama teman-temannya di tepi Sungai Musi Kota Sekayu. Tapi saat itu arus deras membuat korban yang diketahui tak bisa berenang akhirnya terseret arus dan seketika itu juga tenggelam," ungkap Inarwan, Rabu (10/10)

Selang 100 meter setelah melakukan penyisiran dengan metode cyrcle di sekitar lokasi kejadian petugas dari kejauhan melihat ada benda seperti tubuh manusia terapung.

Baca: Berita Palembang: BKB Palembang Jadi Lokasi Kegiatan Festival Pesona Lokal, Minggu (4/11/2018)

Benar saja, saat didekati ternyata itu jasad Marendra yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Mendapati hal tersebut petugas SAR gabungan langsung mengangkat jasad korban dan membawanya ke rumah orang tuanya.

"Dengan telah ditemukannya jasad korban artinya operasi kita nyatakan resmi ditutup dan petugas SAR gabungan dikembalikan ke kesatuan mereka masing-masing,"tutup Inarwan.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved