Berita Palembang

Berita Palembang : Jari Lengkung Tak Ideal, Tikungan LRT Palembang Paling Ekstrim Sedunia

"Kalau mengacu dari LRT ada di dunia, LRT Palembang ini memiliki tikungan paling ekstrim. Karena jari-jari

Berita Palembang : Jari Lengkung Tak Ideal, Tikungan LRT Palembang Paling Ekstrim Sedunia
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
LRT Sumsel 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tikungan Light Rail Transit (LRT) Palembang diklaim sebagai tikungan kereta ringan paling ekstrim sedunia.

Hal tersebut mengacu pada jari-jari lengkung tikungan yang kecil yakni 80 M, padahal idelanya untuk moda transportasi tersebut idealnya tikungan harus memiliki jari-jari 800 M.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) LRT Palembang, Suranto mengaku tikungan kereta ringan Palembang itu tak ideal seperti moda transportasi lainnya yang ada di dunia.

Baca: Berita Palembang: Sudah Angkut 493 Ribu Penumpang, Ini Alasan Kecepatan LRT Sumsel Hanya 40-50 Km

Tikungan LRT Palembang dibuat dengan ukuran 80 M karena sudah ditetapkan dan menyesuaikan dengan jalan raya yang ada tepat dibawahnya.

"Kalau mengacu dari LRT ada di dunia, LRT Palembang ini memiliki tikungan paling ekstrim. Karena jari-jari lengkungannya itu tidak ideal," jelas Suranto, Rabu (10/10).

Dampak dari kecilnya jari-jari lengkung tersebut berpengaruh terhadap gesekan antara roda dan rel pada saat akan menikung, sehingga menimbulkan suara bising berdecit yang sering dikeluhkan oleh masyarakat Palembang ketika LRT pertama di Indonesia ini melintas.

Baca: Berita Palembang : Masyarakat Palembang Keluhkan Kenaikkan Harga BBM Tanpa Pemberitahuan

Selain itu, setiap kali menikung LRT Palembang harus memperlambat lajunya agar kereta berjalan selamat dan penumpangnya nyaman di setiap lengkung kecil kereta harus memperlambat jalannya agar tidak terpental.

"Setiap tikungan harus lambat jalannya, karena melawan daya sentrifugal. Jika dengan kecepatan tinggi saat tikungan maka akan terguling. Jadi secara otomatis suara bising pasti akan timbul," jelasnya.

Suranto mengklaim, timbulnya suara bising saat akan melintas juga terjadi pada semua jenis kereta termasuk LRT di seluruh dunia.

Baca: Berita Palembang : Masyarakat Palembang Keluhkan Kenaikkan Harga BBM Tanpa Pemberitahuan

Untuk mengurangi suara berdecit dan memperlambat LRT setiap nikung, pada bagian rel dan roda nantinya rel pada bagian tertentu akan dilakulan "oiling" pemberian pelumas sehingga dapat mengurangi suara berisik ditimbulkan LRT.

"Semua kereta juga pasti berdecit saat nikung, bulan depan akan kita lakukan pemberian pelicin untuk mengurangi suara berisik tersebut," ungkap Suranto.

Baca: Berita Palembang: Pedagang BBM Eceran di Trotoar Jalan KH Wahid Hasyim Palembang akan Ditertibkan

Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menambahkan adanya suara berisik ditimbulkan LRT di setiap tikungan dikarenakan ada radius lengkung yang kecil, sehingga sering terjadi gesekan antara roda dan rel.

Saat ini PT KAI bersama PPK LRT dan pihak terkait lainnya akan segera mencarikan solusi agar tak ada lagi bunyi tersebut demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.

"Ya bunyi berdecit itu karena ada radius lengkung yang kecil, dalam waktu dekat kita akan cari solusi menghilangkan suara berisik dengan mengutamakan keselamatan penumpang," katanya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help