Berita Pagaralam

Berita Pagaralam: KPU Pagaralam Cermati dan Sempurnakan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTP)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam terus melakukan pencermatan dan penyempurnaan (validasi) terhadap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan

Berita Pagaralam: KPU Pagaralam Cermati dan Sempurnakan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTP)
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Rapat Koordinasi (Rakor) terhadap DPTHP di ruang rapat Besemah I Setdako Pagaralam bersama dinas terkait seluruh camat, lurah dan anggota PPK dan PPS se Kota Pagaralam, Senin (8/10/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

Berita Pagaralam: KPU Pagaralam Cermati dan Sempurnakan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTP)

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam terus melakukan pencermatan dan penyempurnaan (validasi) terhadap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTP).

Hal ini juga untuk mengantisipasi munculnya pemilih ganda pada atau adanya masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Pemilu 2109 mendatang.

Baca: Kerap Pamer Harta, Ternyata Syahrini Bukan Artis Terkaya Indonesia, No 4 Malah Jarang Terekspose!

Baca: Jadi Duda Kaya, Rahasia Kehidupan Sule Terbongkar, Kematian Kakak-kakaknya Hingga Harus Ganti Nama

Pantauan Sripoku.com, Senin (8/10/2018), KPU kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terhadap DPTHP di ruang rapat Besemah I Setdako Pagaralam bersama dinas terkait seluruh camat, lurah dan anggota PPK dan PPS se Kota Pagaralam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam, H Syafrudin mengimbau agar camat dan lurah menginstruksian RT dan RW untuk menyampaikan kepada masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT untuk segera melapor kepada penyelenggara pemilu baik itu KPU maupun PPK dan PPS terdekat.

"KPU masih memberikan tenggat waktu untuk melaporkan sampai 28 Oktober mendatang. Hal ini agar masyarakat bisa menyalurkan hak suara," ujarnya.

Divisi Program dan Data KPU Kota Pagaralam, Rahmad Qori Setiawan mengatakan, penyempurnaan DPTHP ini merupakan bagian dari gerakan menyelamatkan hak pemilih pada pemilu 2019.

Baca: Jadwal Live Streaming Persija Jakarta vs Perseru Serui, Siap Menjamu Tanpa Anggap Remeh

Baca: Terkuak! Ruben Onsu Keceplosan Bongkar Status Ivan Gunawan & Ayu Ting Ting, Rumah BSD Ini Buktinya

"Untuk itu nantinya kita akan membuatkan surat resmi kepada Pemkot agar menginstruksikan camat dan lurah mengimbau masyarakat untuk melakukan perekaman KTP bagi yang belum dan melapor ke PPS bagi yang belum terdaftar di DPT," jelasnya.

Pasalnya jika DPT sudah final dan sudah ditetapkan maka tidak akan adalagi penambahan kecuali sesuai arahan dan petunjuk dari KPU RI.

"Kita khawatir masih banyak masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP dan memiliki KTP namun belum terdaftar di DPT," katanya.

Penyempurnaan DPT ini juga merupakan penyempurnaan tahap kedua setelah sebelumnya KPU melakukan validasi terhadap DPTHP dan hasilnya banyak ditemukan NIK atau pemilih ganda.

"Setelah dilakukan penghapusan data pemilih ganda tersebut, ternyata masih ditemukan lagi data pemilih ganda baik dalam kota maupun antar provinsi," ujarnya.

===

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved