Berita Pagaralam

Berita Pagaralam: Antisipasi Pemotongan Gaji, Wako Serahkan Rekening Gaji untuk RT/RW

Berdasarkan aturan dari Mendagri tentang penggunaan dana APBD harus menggunakan sistem pembayaran Non Tunai termasuk pembayaran gaji RT dan RW.

Berita Pagaralam: Antisipasi Pemotongan Gaji, Wako Serahkan Rekening Gaji untuk RT/RW
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni saat menyerahkan buju tabungan kepada RT dan RW se Kecamatan Pagaralam Selatan, Kamis (4/10/2018). 

Berita Pagaralam: Antisipasi Pemotongan Gaji, Wako Serahkan Rekening Gaji untuk RT/RW

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Berdasarkan aturan dari Mendagri tentang penggunaan dana APBD harus menggunakan sistem pembayaran Non Tunai termasuk pembayaran gaji RT dan RW,  Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam langsung menyambut baik aturan tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan telah dilaksanakannya program tersebut sampai ke tingkatan paling bawah yaitu pembayaran gaji untuk RT dan RW.

Saat ini pembayaran honor atau gaji RT dan RW di Pagaralam sudah menggunakan sistem non tunai yaitu langsung ditransfer ke rekening masing-masing.

Baca: Pernah Viral Lalu Menghilang, Begini Nasib Eyang Subur Sekarang, hingga Tak Pernah Keluar Kamar

Baca: Umbar Pose Mesra Bareng Bule Ganteng di Bali, Ekpresi Agnez Mo Pas Begini Jadi Sorotan!

Pantauan Sripoku.com, Kamis (4/10/2018) menyebutkan, Pemkot bahkan telah memfasilitasi pembuatan rekening pribadi untuk ketua RT dan RW se Kota Pagaralam. Hal ini agar tidak ada lagi ketua RT dan RW tidak memiliki rekening.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni saat menyerahkan buku tabungan ke RT dan RW menyampaikan bahwa program ini memang sudah menjadi program Pemkot Pagaralam.

Pasalnya program ini dinilai akan meminimalisir adanya potongan-potongan dari oknum.

"Ini sangat saya dukung dan memang sudah menjadi program kita. Dengan program non tunai ini dinilai akan mampu mencegah adanya catutan atau potongan dari oknum terhadap honor RT dan RW," ujarnya.

Baca: Berita Palembang: Minta Kejelasan Nasib, Guru Honorer K2 Menangis Tersedu di Halaman DPRD Sumsel

Baca: Tak Canggung, Ayu Ting Ting Perankan Nagita Slavina, Sifat Asli Raffi Ahmad  Malah Terbongkar!

Wako berharap ini merupakan langkah awal untuk mencegah adanya praktik pungli di semua instansi di Kota Pagaralam.

"Kita yakin dengan sistem ini praktek pungli tidak akan terjadi. Pasalnya tidak akan ada transaksional langsung," jelasnya.

Sementara itu, Camat Pagaralam Selatan, M Helmi mengatakan, dengan adanya program ini pihaknya tidak perlu lagi mengumpulkan RT dan RW bahkan harus membawa uang banyak ke kantor untuk membayar gaji RT dan RW.

"Dengan adanya program ini kami tidak perlu lagi membawa uang dengan jumlah banyak. Pasalnya bisa membahayakan dan mengundang tindak kriminal. Selian itu program ini dinilai lebih transparan," ujarnya.

===

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved