Ronaldo Bantah Klaim Palsu soal Pemerkosaan di Las Vegas

Cristiano Ronaldo menyangkal berita palsu tentang pemerkosaan yang dilakukannya pada 2009. Megabintang Juventus tersebut tak menampik,

Ronaldo Bantah Klaim Palsu soal Pemerkosaan di Las Vegas
Goal.com
Cristiano Ronaldo. 

SRIPOKU.COM -Meski tuduhan terus mengalir dan memojokkan, namun Cristiano Ronaldo tetap santai. Dia pun tetap menyangkal bahwa berita palsu tentang pemerkosaan yang dilakukannya pada 2009.  Megabintang Juventus tersebut tak menampik, bahwa kabar itu hanya hoaks, dan sengaja dimunculkan demi untuk menaikkan pamor pihak-pihak tertentu.

Berita Lainnya:
Cristiano Ronaldo Tetap Dihukum, Tapi Bisa Reuni dengan Manchester United di Liga Champions

Seperti diketahui, seorang perempuan asal Amerika Serikat, Kathryn Mayorga, pernah membuat klaim yang menghebohkan pada tahun tersebut. Dia mengatakan bahwa mantan pemain kesayangan sir Alex Ferguson itu memperkosanya dalam pertemuan beberapa waktu silam. Namun Ronaldo dengan tegas, menolak pernyataan tersebut.

"Mereka ingin mempromosikan diri sendiri menggunakan namaku. Hal itu normal," demikian pernyataan Ronaldo lewat video Instagram, seperti dikutip dari BBC.

Menanggapi pernyataan ini, pihak Ronaldo melalui Pengacara sudah menegaskan bahwa, pihaknya akan menuntut majalah Jerman, Der Spiegel, yang lebih dulu melaporkan tuduhan tersebut. Majalah itulah yang kemudian memuat klaim bahwa Kathryn yang menyebut Ronaldo, telah memperkosanya di sebuah kamar hotel di Las Vegas.

Bahkan, disebutkan pula, Wanita berusia 34 tahun tersebut dikabarkan telah membuat laporan perkosaan ke pihak kepolisian Las Vegas tak lama setelah insiden yang dituduhkan itu.

Pada 2010, Kathryn dilaporkan sudah menyelesaikan kasus itu bersama Ronaldo di luar pengadilan yang melibatkan biaya 375.000 dollar AS (sekitar Rp 5,601 miliar). Nominal tersebut merupakan bagian dari kesepakatan agar kasus itu tidak dipublikasi.

Menanggapi inilah, Pengacara Ronaldo, Christian Schertz, mengatakan bahwa laporan yang dibikin Spiegel ilegal. Dia pun telah diperintahkan untuk mencari kompensasi atas masalah tersebut yang dianggap sangat serius karena merusak privasi. Dia pun akan mengusut bali pencemaran nama baik ini dan menuntut pihak-pihak yang telah merugikan kliennya.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved