Berita Palembang

Stasiun Punti Kayu Palembang Beroperasi Masih Sepi Penumpang

Hari pertama Stasiun Light Rail Transit (LRT) Punti Kayu beroperasi masih sepi dari aktivitas naik turun penumpang, Senin (24/9/2018).

Stasiun Punti Kayu Palembang Beroperasi Masih Sepi Penumpang
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Suasana Stasiun LRT Punti Kayu Palembang masih sepi penumpang, Senin (24/9/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hari pertama Stasiun Light Rail Transit (LRT) Punti Kayu beroperasi masih sepi dari aktivitas naik turun penumpang, Senin (24/9/2018).

Pantauan Sripoku.com di Stasiun Punti Kayu, aktivitas penumpang yang membeli karcis masih terhitung jari.

Menurut salah satu penumpang Andiko (40) mengatakan, dirinya berpergian naik LRT dari stasiun Punti Kayu dengan tujuan stasiun Bumi Sriwijaya.

"Mau ke PI turun di stasiun Bumi Sriwijaya. Kebetulan stasiun ini (Punti Kayu) baru pertama buka, sehingga saya sekalian ke sini untuk naik kereta. Saya sudah membiasakan diri untuk naik kendaraan umum sejak 4 tahun lalu, dengan adanya LRT juga cukup membantu dalam aktifitas sehari-hari," katanya kepada Sripoku.com.

Suasana Stasiun LRT Punti Kayu Palembang masih sepi penumpang, Senin (24/9/2018).
Suasana Stasiun LRT Punti Kayu Palembang masih sepi penumpang, Senin (24/9/2018). (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

Kondisi penumpang LRT setiap hari semakin berkurang bahkan berbeda dengan sambutan masyarakat saat pertama kali dibuka untuk umum. Sebelumnya saat pembukaan, ramai-ramai masyarakat Palembang menggunakan kereta tersebut.

Dari data yang dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) 3 Indonesia, saat ini penumpang yang menggunakan LRT berjumlah 4000 orang perharinya. Kondisi tersebut dapat meningkat pada akhir pekan.

"Dari data yang kita miliki saat ini perharinya ada 4000 orang yang menumpang LRT, dan bisa bertambah ketika akhir pekan sekitar 6000-7000 penumpang," beber Hendy Helmy Kepala KAI Divre III Palembang.

Dirinya tidak memungkiri bahwa selama ini masyarakat Palembang masih menganggap bahwa LRT sebagai kereta wisata.

Suasana Stasiun LRT Punti Kayu Palembang masih sepi penumpang, Senin (24/9/2018).
Suasana Stasiun LRT Punti Kayu Palembang masih sepi penumpang, Senin (24/9/2018). (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang menggunakan jasa transportasi masal tersebut.

Hendy melihat bahwa, transportasi masal LRT tersebut akan terus meningkat dengan tingkat sosialisasi yang terus dilakukan oleh pihak KAI, apa lagi seluruh stasiun akan beroperasi penuh pada akhir tahun ini.

"Kami berusaha terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggunaan LRT dan pada akhir tahun ini insyaallah keseluruhan stasiun akan beroperasi sehingga akan maksimal," bebernya.

Lanjutnya, untuk memudahkan para pengguna LRT pihak KAI juga akan bersinergi dengan transportasi darat lainnya.

"Evaluasi dan sosialisasi akan kita lakukan terus. Salah satunya dengan bersinergi bersama dengan transportasi darat. Tempat-tempat tujuan yang tidak terhubung kereta dapat disambung dengan transportasi darat. Tidak hanya itu nantinya akan dibangun pusat-pusat sentra bisnis disekitar stasiun. LRT pun diharapkan menjadi salah satu moda transportasi masal modern," tutupnya.

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help