Berita Lahat

Sebelum Ada Instruksi Kemenkes, Dinkes Lahat Belum Mau Lanjutkan Imunisasi Rubella

"Kita bekerja ada dasar. Selama belum ada instruksi dari Kemenkes, kami belum akan melanjutkan imunisasi," tegasnya.

Sebelum Ada Instruksi Kemenkes, Dinkes Lahat Belum Mau Lanjutkan Imunisasi Rubella
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
dr H Rasyidi Amri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT - Kendati Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mencabut fatwa haram terhadap vaksin campak dan rubella, namun Dinas Kesehatan Pemkab Lahat, masih akan menunggu intruksi kemenkes untuk menerapkannya.

Terlebih agar tidak menimbulkan kebimbangan di tengah masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Dinkes Lahat, dr H Rasyidi Amri, saat dibincangi Senin (24/9).

Baca: Disdukcapil OKU Selatan Dipadati Para Orangtua untuk Membuat KIA

Diungkapkanya, sebelum adanya fatwa haram penerapan rubella sendiri di Kabupaten Lahat sudah dilaksanakan sekitar 24 persen.

"Awalnya sudah kita jalankan sekitar 24 persen. Namun karena ada fatwa haram MUI kita hentikan hingga kini meski fatwa itu dicabut. Dengan demikian sebagian besar anak di Kabupaten Lahat, belum mendapat imunisasi campak dan rubella,"ujarnya.

Dirinya menegaskan, belum akan melanjutkan imunisasi, sebelum ada instruksi dari Kemenkes. Dinkes Lahat sudah meminta Pemprov Sumsel menyampaikan ke Kemenkes untuk mengeluarkan instruksi itu.

Baca: 6 Sikap BOPI Terkait Insiden Suporter Merenggang Nyawa, PSSI dan PT LIB Dideadline 1 Minggu

"Kita bekerja ada dasar. Selama belum ada instruksi dari Kemenkes, kami belum akan melanjutkan imunisasi," tegasnya.

Disisi lain, Rasyidi mengaku, belum menemukan kasus anak terserang campak atau pun rubella. Namun, meski serangan bisa saja terjadi, dirinya tetap belum akan melanjutkan imunisasi sebelum ada perintah Kemenkes.

"Alhamdulillah belum ada (kasus campak rubella)," tambahnya. (Cr22)

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help