Berita Palembang

Pembangunan Pompanisasi Sungai Bendung Sebabkan Rumah Warga Retak

Beberapa bagian rumah mengalami retak. Mulai dari dinding rumah, tangga hingga pondasi rumah.

Pembangunan Pompanisasi Sungai Bendung Sebabkan  Rumah Warga Retak
Sripoku. com /Yandi Triansyah
Rumah Warga di kawasan 10 Ilir retak retak akibat pembangunan Pompanisasi Sungai Bendung, Senin (24/9/2018) 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Sudah setahun terakhir rumah warga 10 Ilir mengalami retak retak akibat dampak dari pembangunan pompanisasi Sungai Bendung.

Beberapa bagian rumah mengalami retak. Mulai dari dinding rumah, tangga hingga pondasi rumah.

Benturan alat berat yang memasang pondasi pompanisasi Sungai Bendung menyebabkan rumah rumah warga retak.

Kondisi ini sudah warga sampaikan kepada kontraktor tapi hingga empat bulan terakhir tak ada tindak lanjutnya.

"Rumah kami belum diganti rugi, belum ada pembebasan lahan, tapi rumah kami retak retak akibat pembangunan, " kata Baidillah, Senin (24/9/2018) saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, tak banyak yang bisa dilakukan oleh warga. Dirinya hanya berharap pihak kontraktor mau bertanggung jawab atas kondisi yang sedang mereka alami.

" Kami tidak tau proses ganti rugi, yang jelas saya dan beberapa warga hingga hari ini belum ada ganti rugi, " katanya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII menyampaikan masih ada kendala terhadap pembangunan Pompanisasi Sungai Bendung.

Menurut dia, ada beberapa lahan yang belum tuntas dilakukan pembayaran. Hak ini dikarenakan belum cocoknya harga yang diminta oleh warga.

Padahal besaran ganti rugi itu ditentukan oleh pihak KJPP.

"Sungai Bendung ini untuk mengurangi genangan air ketika hujan di kota Palembang, " kata Harnojoyo.

Ia berharap pembangunan ini segera tuntas sehingga awal tahun pompanisasi Sungai Bendung sudah bisa dioperasionalkan.

" Kita tentunya berharap segera selesai, " katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved