Berita Musi Rawas

Mengaku Dapat Bisikan, Pria di Musirawas ini Bawa Parang Datangi Rumah Korban Pembacokan

Sambil membawa sebilah parang, AB (45), warga Dusun Pangkalan Desa Sukaraya Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musirawas

Mengaku Dapat Bisikan, Pria di Musirawas ini Bawa Parang Datangi Rumah Korban Pembacokan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka AB 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Sambil membawa sebilah parang, AB (45), warga Dusun Pangkalan Desa Sukaraya Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musirawas mendatangi kediaman Samir (59), pada 15 September 2018 sekitar pukul 21.30.

Pada saat itu pintu rumah korban dalam keadaan terkunci, lalu didobrak hingga terbuka.

Setelah itu, AB langsung membacok korban yang saat itu sedang berada di dalam rumah dengan parang yang dibawanya.

Baca: Sriwijaya FC vs PSM Makassar, 18 Pemain Diboyong ke Makassar, Manuchekhr Dzhalilov Tetap Dibawa

Akibatnya, korban menderita luka bacok di bagian punggung atas dan punggung bawah sebelah kiri tubuhnya.

Setelah membacok, AB kemudian pergi begitu saja meninggalkan rumah korban.

Sementara korban yang terluka kemudian dibawa ke RS AR Bunda Lubuklinggau guna mendapatkan perawatan.

Baca: Hasil Pertandingan China Open 2018, Gregoria Mariska Melaju ke Babak Perempat Final

Atas kejadian tersebut, anggota Polsek Terawas dipimpin Kapolsek Iptu Haerudin kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya.

Namun saat akan ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan membawa sebilah parang mengancam akan membacok anggota.

Mengalami situasi itu, anggota kemudian bernegoisasi dan melakukan pendekatan ke keluarga untuk membujuk pelaku, hingga akhirnya pelaku bisa diamankan dan dibawa ke Polsek Terawas untuk dimintai keterangannya.

Baca: Prediksi Liga Europa - Arsenal Vs Vorskla, Unai Emery Bertekad Angkat Trofi ke-4

Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Terawas Iptu Haerudin mengungkapkan, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Dari keterangan pelaku, dia sampai tega membacok korban dikarenakan mendapatkan bisikan untuk membunuh korban.

"Pelaku saat ini dibawa ke RS Jiwa Ernaldi Bahar Palembang untuk diperiksa kejiwaannya secara medis didampingi oleh anggota polsek, kepala desa tempat pelaku tinggal dan keluarga pelaku," ujarnya, Kamis (20/9/2018).

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved