Berita Palembang

Kebut Pengerjaan Pintu Keluar Tol KTM Rambutan, Tol Palindra Siap Uji Kelayakan Pada Desember 2018

Progres pengerjaan ruas tol Palembang-Indralaya (Palindra) terutama untuk main road tol telah mencapai 100 Persen.

Kebut Pengerjaan Pintu Keluar Tol KTM Rambutan, Tol Palindra Siap Uji Kelayakan Pada Desember 2018
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Tol Palindra 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Progres pengerjaan ruas tol Palembang-Indralaya (Palindra) terutama untuk main road tol telah mencapai 100 Persen.

Hanya saja, pihak PT Hutama Karya (HK) sebagai perusahaan kontraktor yang bertanggung jawab, tengah mengebut penyelesaian di pintu keluar tol KTM Rambutan sepanjang satu kilometer.

Dari pantauan Sripo, banyak pekerja yang masih melakukan penimbunan lahan pasca proses vakum.

Baca: Mulai Jumat (21/9/2018), Tarif Masuk Tol Palembang-Indralaya (Palindra) Diberlakukan Tarif Baru

Pengerjaan jalan ditargetkan dapat selesai pada Oktober nanti.

Kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan pos gerbang keluar KTM Rambutan.

"Desember secara keseluruhan sudah selesai dan segera uji kelayakan pada akses keluar jalan tol itu," ujar Manager Pelaksana Pembangunan Tol Palindra, Toni Haryadi, Kamis (20/9/2019).

Baca: Libur Ke Luar Negeri, Hotman Paris Blak-blakan Goda Pramugari, Sebut Masih Single Didepan Sang Istri

Meski tak terjadi kemacetan, namun dengan adanya pengerjaan pada akses keluar tol, terlihat banyak kendaraan yang melintas Jalan Palembang-Indralaya memperlambat laju kendaraan mereka.

Sementara itu, terkait perubahan tarif tol yang akan berlaku pada 21 September 2018, Kepala Cabang Operasional Tol Palindra, Darman Edison menjelaskan, masyarakat perlu memahami jika
penetapan tarif baru ini bukan berarti tarif tol menjadi naik nominalnya.

Tetapi, ruas jalan tol yang sejak awal belum dipasang tarif kini akan diberlakukan tarif.

Baca: Kalapas Klas IIB Muaraenim Diserahterimakan dari Rudik Erminanto kepada Hidayat

"Sekarang kita akan memasang tarif tol pada gerbang tol Palembang hingga gerbang Simpang Indralaya, sebab selama ini pengendara yang melintas tol, bahkan di ruas tol fungsional yakni Palembang-Indralaya masih menggunakan tarif seksi I,"ujarnya

Darman mengungkapkan, pasca perubahan tarif tersebut memang diprediksi jumlah kendaraan yang melintas akan mengalami penurunan dratis hingga 50 persen.

"Tapi saya yakin ini tak berlangsung lama, sebab keberadaan tol ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi pengendara yang ingin melintas tanpa harus mengalami kemacetan," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved