Berita Pagaralam

Jelang Penerimaan CPNS, tak Ada Lonjakan Pembuatan Akta Kelahiran di Pagaralam

Pembuatan akta kelahiran di Pagaralam masih normal dan tidak ada lonjakan meskipun akan ada penerimaan PNS

Jelang Penerimaan CPNS, tak Ada Lonjakan Pembuatan Akta Kelahiran di Pagaralam
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Drs Bhakti N MSi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di sejumlah wilayah di Indonesia sudah mulai digelar.

Bahkan beberapa daerah sudah mengumumkan formasi yang akan diseleksikan dalam CPNS nanti.

Kondisi ini membuat banyaknya para Pencari Kerja (pencaker) yang ada di sejumlah daerah mulai melengkapi berkas persyaratan untuk dapat ikut dalam seleksi CPNS tersebut.

Baca: Alex Noerdin Hadiri Ground Breaking Ceremony Jalur Kereta Api Khusus Batu Bara Servo Railway

Baca: Video Detik-detik Berakhirnya Jabatan Alex Noerdin Sang Istri Ungkap Sempat Dinomorduakan

Salah satu syarat yang penting yaitu adanya akta kelahiran.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Kamis (20/9/2018), di beberapa daerah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) mulai kewalahan melayani pembuatan akta kelahiran.

Namum hal tersebut tidak terjadi di Kota Pagaralam.

Hal ini berdasarkan keterangan dari pihak Dukcapil Pagaralam.

Kepala Dinas Dukcapil Pagaralam, Drs Bhakti N MSi mengatakan, meskipun menjelang seleksi penerimaan CPNS, di Pagaralam tidak ada lonjakan pembuatan akta kelahiran.

Baca: 3 Kontroversi yang Dilakukan Angel Lelga Sampai Akhirnya Vicky Prasetyo Ungkap Perpisahan

Baca: Setelah Keberadaan Ulat Bulu, Kini Rumah Mewah Roro Fitria Alami Pembobolan, Ini Kronologinya

"Pembuatan akta kelahiran di Pagaralam masih normal dan tidak ada lonjakan meskipun akan ada penerimaan PNS," ujarnya.

Hal tersebut karena sejak awal Dukcapil Pagaralam telah menerapkan sistem jemput bola bagi masyarakat Pagaralam yang akan membuat akta kelahiran.

"Kita memang sudah berlakukan sistem jemput bola. Bahkan berdasarkan data kita untuk klasifikasi umur dari 0 tahun sampai 18 tahun pembuatan akta kelahiran sudah mencapai 95 persen. Sedangkan untuk umur dari 18 ke atas sudah mencapai 75 persen," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help