Berita OKU Selatan

Siswi SMAN 1 Buay Pemaca OKU Selatan Ini tak Berani Berteriak ketika Begal Todongkan Senpi

Melihat senjata api yang diarahkan kepadanya, LL tidak berani berteriak sehingga pelaku dengan mudah merampas sepeda motornya.

Siswi SMAN 1 Buay Pemaca OKU Selatan Ini tak Berani Berteriak ketika Begal Todongkan Senpi
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Kedua tersangka RS (17) dan SH (19) warga Dusun Way Balau Desa Durian Sembilan Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan Selasa (18/9/2018) 

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Dua kawanan begal bersenpi rakitan yang melakukan perampokan pada seorang siswi di Dusun Way Balau pada (27/8/2018) berhasil di ringkus unit Polsek Buay Pemaca.

Kedua tersangka yakni RS (19) dan SH (29) warga Dusun Way Balau Desa Durian Sembilan.

Sedangkan korban LL (17) yang merupakan seorang sisiwi kelas 3 SMA Negeri 1  Buay Pemaca.

Baca: Bawa Kabur Honda Beat dari Arena Orgen Tunggal, Dua Pria Ini Masuk Jeruji Besi Polres Lahat

Beberapa waktu lalu dalam aksinya tersebut keduanya berhasil merampas motor milik korban dengan modus mengunakan sepucuk senjata api rakitan dan sepucuk senjata api mainan untuk mengancam korban.

Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, AKBP Ferry Harahap, SIK, MSi melalui Kapolsek Buay Pemaca Iptu Suyoto mengatakan, perampokan terjadi saat korban hendak berangkat sekolah.

" Sekira jam 06.34 WIB pagi, korban LL (17) berangkat ke sekolah dari Dusun Beragin Desa Tanjung Jaya menuju SMA Negeri1 Buay pemaca," Ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, saat di tempat kejadian perkara jalan Dusun Way Balau, tiba-tiba muncul dua orang laki-laki yang tidak lain adalah kedua tersangka menodongkan senjata api kepada korban.

Baca: Selisih Paham dan Perang Komentar di Facebook Berlanjut Ketemuan Akibatnya Lidya Dikeroyok

Melihat senjata api yang diarahkan kepadanya, LL tidak berani melawan apalagi berteriak sehingga pelaku dengan mudah merampas sepeda motor Beat putih biru miliknya.

Kasus ini dilaporkan pihak korban ke Polsek Buay Pemaca, sehingga kedua tersangka berhasil ditangkap berikut barang bukti (BB) yang berada di tangan tersangka berupa sepucuk senpi rakitan dengan 3 butir amunisi, senpi mainan, sepeda motor beat milik korban, satu kunci T dan sebo (penutup muka warna hitam).

Atas perbuatanya tersebut kedua tersangka terkena pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan maksimal sembilan tahun penjara. 

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help