Berita Empatlawang

Dinas Pertanian Empatlawang Bayar Rp 50.000 untuk Setiap Ekor Babi Hutan, Cukup Bukti Ekornya Saja

"Satu ekor hama babi kami bayar Rp 50 ribu sebagai insentif RPHB, hanya bagian ekornya saja sebagai bukti ke Dinas Pertanian, "

Dinas Pertanian Empatlawang Bayar Rp 50.000 untuk Setiap Ekor Babi Hutan, Cukup Bukti Ekornya Saja
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Hamdan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empatalawang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG-- Untuk mendukung program pertanian, serta meningkatkan hasil panen Padi, Jagung Kedelai (Pajale) di Kabupaten Empatlawang, Dinas Pertanian Kabupaten Empatlawang dalam waktu dekat akan membuat Regu Pemberantas Hama Babi (RPHB).

Kepala Dinas Pertanian Empatlawang, Hamdan, mengatakan RPHB hampir mirip dengan Porbi, namun RPHB binaan Dinas pertanian, sedang Porbi biasanya dibawah Dispora.

Pengendalian hama babi di Empatlawang kata Hamdan menjadi salah satu prioritas Dinas Pertanian Kabupaten Empatlawang kedepan.

Baca: Bukit Asam Foundation Akan Bangun SD dan SMP Bertarap Internasional

"nanti akan kami sosialisasikan ke masyarakat, ini untuk mendukung keberhasilan program pertanian, " kata Hamdan kepada Sripoku.com

Selama ini Hamdan mengatakan pemanfaatan lahan disekitar rumah untuk menanam tanaman seperti palawija perlu digalakan, untuk itu jika di bentuknya RPHB ini masyarakat bisa bertanam di halaman sekitaran rumah tanpa khawatir tanamanya diserang hama babi.

Baca: Bawa Kabur Honda Beat dari Arena Orgen Tunggal, Dua Pria Ini Masuk Jeruji Besi Polres Lahat

Agar RPHB ini berjalan, Dinas Pertanian memberi semangat bagi pemburu jika berhasil menangkap hama babi perekornya diberi insentif Rp 50 ribu, dengan catatan membawa bagian ekor babi sebagai bukti, dan akan dibayar oleh Dinas Pertanian Empatlawang.

" Satu ekor hama babi kami bayar Rp 50 ribu sebagai insentif RPHB, hanya bagian ekornya saja sebagai bukti ke kami Dinas Pertanian, " kata Hamdan. (cr27)

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help