News Video Sripo

Video Harga Kedelai Naik Produsen Perkecil Ukuran Tahu dan Tempe

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar beberapa waktu terakhir perlahan mulai memberikan dampak pada u

Laporan Wartawan sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM,PALEMBANG -- Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar beberapa waktu terakhir perlahan mulai memberikan dampak pada usaha tahu tempe, Senin (17/09/2018).

Bahan baku kedelai import dari luar negeri membuat harga kedelai naik di pasaran.

Menurut Siswa Waluya ketua primer koperasi produsen tempe tahu kota Palembang naiknya harga kedelai membuat mereka memperkecil ukuran dan berat tahu dan tempe agar tidak merugi.

Untuk menaikan harga tahu dan tempe dirasakan berat dan akan membuat masyarakat tidak membeli tahu dan tempe karena makanan ini bukan makanan utama.

"Meski ukuran dan berat tahu dan tempe di perkecil tidak ada protes dari pembeli karena pembeli cenderung memaklumi dan mengetahui kondisi yang terjadi saat ini,"ujarnya.

Siswa Waluya menambahkan perharinya dirinya memproduksi tempe sebanyak 100 hingga 150 potong tempe, namun semenjak harga kedelai naik dan ukuran tempe diperkecil pembeli menurun.

Pembuat tahu dan tempe pun mengurangi produksi hingga 25 persen di banding biasanya

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved