Berita Ogan Ilir

Sempat Teriak, Nurdiansyah Warga Tanjung Batu OI Ditemukan Terkapar Penuh Luka Tusuk

Lelaki wiraswasta ini dugaan kuat tela menjadi korban pembunuhan yang pelakunya belum diketahui.

Sempat Teriak, Nurdiansyah Warga Tanjung Batu OI Ditemukan Terkapar Penuh Luka Tusuk
Tribunnews.com
Ilustrasi Mayat 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Warga yang bermukim di Desa Tanjung Pinang Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI) sempet geger setelah ada penemuan sosok mayat berjenis kelamin lelaki dibelakang rumah warga, Sabtu (15/9) sekitar pukul 02.00 dinihari.

Lelaki malang tersebut, diketahui bernama Nurdiansyah alias Mardian (35), warga Desa Limbang Jaya II Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten OI.

Lelaki wiraswasta ini dugaan kuat tela menjadi korban pembunuhan yang pelakunya belum diketahui.

Saat ditemukan, korban masih lengkap dengan pakaiannya namun di sekujur tubuhnya banyak luka bekas tusukan akibat benda tajam.

Kemudian penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke Polsek Tanjung Batu.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIk MH melalui Kapolsek Tanjung Batu AKP Masri ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat lelaki yang diduga korban pembunuhan.

Menurut Kapolsek, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Habibi mantan Kades Tanjung Pinang I.

Semula saksi Habibi mendengar suara teriakan minta tolong dari belakang rumahnya.

Lalu saksi keluar rumah dan melihat korban sudah terkapar di tanah.

Seterusnya saksi pun masuk kedalam rumah untuk mengambil senter.

Setelah dilihat ternyata saksi mengenali korban, lalu memanggil tetangga sekitar rumah saksi untuk berupaya memberikan pertolongan.

Tetapi nyawa korban tidak tertolong lagi, korban meninggal dunia ditempat kejadian.

Beberapa saat kemudian, sejumlah anggota piket Polsek Tanjung Batu datang untuk mengamankan TKP dan membawa korban ke Puskesmas Tanjung Batu guna dilakukan tes Visum et Repertum.

Korban mengalami beberapa luka tusuk di bagian tubuhnya, mulai dari muka, dada, bahu, hingga betis.

Ditempat kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau berukuran 30 cm dan sarung kulit warna cokelat, juga pisau ukuran 30 cm tanpa sarung dan sebuah tombak ukuran 60 cm.

"Saat ini petugas telah memeriksa sejumlah saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help