Japan Open 2018

Greysia/Apriyani Disingkirkan Pasangan Terbaik Dunia di Semi Final, Indonesia Gagal Cetak Sejarah

Pupuslah harapan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar turnamen bulu tangkis Japan Open 2018. Ganda putri terbaik Indonesia

Greysia/Apriyani Disingkirkan Pasangan Terbaik Dunia di Semi Final, Indonesia Gagal Cetak Sejarah
IndoSport
Greysia Polii dan Apriani Rahayu. 

SRIPOKU.COM -- Pupuslah harapan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar turnamen bulu tangkis Japan Open 2018. Ganda putri terbaik Indonesia ini gagal melangkah ke final karena dijegal pasangan nomor satu dunia asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Dalam duel selama 1 jam delapan menit di Musashino Forest Sports Plaza, Jepang, Sabtu (15/9/2018), Greysia/Apriyani kalah dua gim dengan skor 12-21, 18-21.

Ini menjadi kemenangan ketiga untuk pebulutangkis tuan rumah Fukushima/Hirota dalam lima pertemuan dengan Greysia/Apriyani.

Baca: Balaskan Kekalahan Jonatan Christie, Anthony Ginting Melaju ke Perempat Final Japan Open 2018

Baca: Ganda Putri Indonesia Greysia/Apriyani Melaju ke Semifinal Usai Tumbangkan Stoeva Bersaudari

Selain itu, kekalahan ini membuat Indonesia harus menunggu lagi untuk membuat sejarah meraih gelar pertama dari sektor ganda putri Japan Open.

Pebulutangkis Ganda Putri Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.
Pebulutangkis Ganda Putri Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. (Fox Asia)

Sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 1977, belum ada ganda putri Indonesia yang menjadi juara.

Tahun lalu, gelar ganda putri diraih pasangan Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Unggulan kedua ini dipastikan gagal mempertahankan gelar karena mereka sudah tersingkir pada babak kedua setelah ditaklukkan wakil China, Due Yue/Li Yinhui.

Du/Li, yang tidak diunggulkan, melangkah ke semifinal. Mereka akan bertemu kompatriotnya yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga, Chen Qingchen/Jia Yifan.

Baca: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Juara Ganda Putra Indonesia Open 2018, Lihat Kumpulan Fotonya

Pemenang laga sesama pasangan China ini akan menjadi lawan Fukushima/Hirota pada partai final, Minggu (16/9/2018) besok.

Indonesia masih memiliki peluang meraih gelar turnamen ini. Ganda putra nomor satu dunia yang merupakan juara bertahan, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, akan memperebutkan tiket final ketika menghadapi He Jiting/Tan Qiang (China), yang unggul 1-0 dalam rekor pertemuan.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Reigan Riangga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help