Berita Palembang

Tergolong Investasi Aman, Properti Masih Diminati Walaupun Dolar Menguat

"Dolar memang naik namun untuk di Kota Palembang investasi properti masih diminati karena untuk jangka panjang investasi properti

Tergolong Investasi Aman, Properti Masih Diminati Walaupun Dolar Menguat
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Head of Marketing Citra Grand City Palembang Livin David. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ternyata masih memberi angin segar terhadap sektor properti.

Meskipun menurut beberapa pengamat ekonomi sektor ini merupakan salah satu sektor bisnis yang akan terkena dampak paling besar dari pelemahan rupiah.

Baca: Bahan Dapur Ini Ampuh Usir Serangga Selamanya Mulai Dari Nyamuk, Semut, Kecoa hingga Tomcat

"Dolar memang naik namun untuk di Kota Palembang investasi properti masih diminati karena untuk jangka panjang investasi properti cukup aman. Masyarakat masih pilih properti untuk produk investasi dibanding emas ataupun reksadana," kata Head of Marketing Citra Grand City Palembang Livin David usai kegiatan Seminar Hybrid Salesman di lantai 4 Graha Tribun, Jumat sore (14/09/2018).

Baca: Soal Putuskan MA Mantan Napi Kasus Korupsi Boleh Nyaleg. KPU Sumsel : Tunggu Regulasi KPU RI

Dia menambahkan perkasanya dolar merupakan dampak dari kondisi ekonomi global sehingga pengaruhnya tidak langsung berimbas pada bisnis lokal maupun untuk proyek lokal di daerah.

"Naiknya dolar sendiri pengaruhnya belum begitu terasa untuk bisnis properti di Palembang. Selain itu juga tidak banyak masyarakat Palembang memiliki dolar seperti di Jakarta," tambahnya.

Dikatakannya masyarakat yang menukar dolar ke rupiah kemudian menginvestasikan hasil penukaran tersebut di bidang properti.

Baca: Bahan Dapur Ini Ampuh Usir Serangga Selamanya Mulai Dari Nyamuk, Semut, Kecoa hingga Tomcat

Di sisi lain Livin mengakui usai lebaran lalu penjualan rumah di Citra Grand City sempat lesu namun mulai Agustus kembali normal dan cenderung alami peningkatan.

"Juni sampai Juli penjualan tidak terlalu tinggi akan tetapi mulai triwulan III atau rentang Agustus - September mulai normal kembali. Hingga kini sudah terjual sebanyak 30 unit tipe rumah menengah dengan harga Rp 400 jutaan jelang akhir triwulan ini," katanya.

Baca: Latihan Bebas Pertama GP Singapura, Duo Red Bull Tercepat

Di Citra Grand City, lanjut dia, peningkatan penjualan didongkrak oleh beragam program promo yang diberikan bagi masyarakat seperti penggratisan biaya akad pembelian rumah serta cashback uang muka murah.

"Kami juga bekerjasama dengan bank Mandiri untuk pembiayaan KPR dengan bunga sebesar 4,88 persen sampai 16 September mendatang." ujarnya.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help