Berita Palembang

Gadaikan Mobil Pinjaman, Benny Terancam Empat Tahun Penjara

Diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan mobil, Benny (30), terancam hukuman pidana kurungan penjara

Gadaikan Mobil Pinjaman, Benny Terancam Empat Tahun Penjara
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Terdakwa Benny Wiliam yang tertunduk lesu sepanjang menjalani persidangan di PN Klas IA Palembang, Jumat (14/9/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan mobil, Benny (30), terancam hukuman pidana kurungan penjara selama empat tahun.

Ancaman pidana ini berdasarkan dakwaan jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Palembang, Jumat (14/9/2018).

Sepanjang menjalani persidangan, Benny hanya tertunduk lesu dihadapan majelis hakim.

Baca: SCSI FST UIN Rafah Kerjasama IT dengan Google Gapura Digital

Dalam sidang dakwaan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Selly Agustina SH, menjerat terdakwan Benny dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman kurungan penjara maksimal 4 tahun.

“Untuk dakwaannya, kita gunakan pasal 372 KUHP. Tentang bersalah atau tidak terdakwa tadi, biar proses hukum dan majelis hakim yang memutuskannya,” ujar Selly SH.

Baca: Dharma Wanita Persatuan Muba Olah Ikan Lele Jadi Berbagai Kuliner, Buat Es Kepal Milo Toping Lele

Berdasarkan berkas dakwaan jaksa, terdakwa Benny diduga telah melakukan penggeledahan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2011 milik saksi korban Ade Irawan.

Mobil digadaikan terdakwa dengan oknum aparat keamanan.

Perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara meminjam mobil untuk mengurus izin dari pembangunan tower dari provider telekomunikasi.

Baca: Dharma Wanita Persatuan Muba Olah Ikan Lele Jadi Berbagai Kuliner, Buat Es Kepal Milo Toping Lele

Untuk membantu terdakwa yang mengurus izin dari provider untuk saksi korban Ade Irawan, lantas dipinjamkan mobil.

Namun oleh terdakwa mobil digadaikan ke seseorang yang merupakan oknum aparat keamanan dengan nilai Rp 30 juta.

Hingga kasus ini dinaikkan, kerugian saksi korban mencapai Rp 100 juta dikarenakan mobil belum juga dikembalikan.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help