Berita Empatlawang

Imron, Warga Empatlawang Ini Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Imron (52), limbah plastik bekas botol air mineral dan plastik bekas minuman gelas bisa disulap menjadi kerajinan tangan

Imron, Warga Empatlawang Ini Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Imron bersama gadis Empatlawang Melina Puspita Sari, memperlihatkan hasil kerajinan tangan buatannya, Kamis (13/9/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Awijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Di tangan kreatif seperti Imron (52), limbah plastik bekas botol air mineral dan plastik bekas minuman gelas bisa disulap menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual.

Dalam mengisi waktu luang, warga asli Desa Terusanbaru Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang tersebut sudah berhasil membuat berbagai kerajinan tangan dengan bahan yang sama di antaranya keranjang, tas jinjing, serta bakul dari botol dan gelas platik bekas minuman kemasan.

Baca: Jadi Rebutan Kriss Hatta dan Billy Syahputra, Ini Transformasi Hilda Vitria dari Jaman Jadul

Baca: Berita Palembang Hari Ini - Warga dari Luar Palembang Bisa Ikut Tes CPNS 2018 di Palembang

Baca: Diduga Tertular Lucinta Luna, Netizen Dibikin Salfok Lokasi Foto Millendaru, Dicap Tak Tau Malu

Dalam satu buah hasil kerajinan tangan butuh waktu paling sedikit selama dua hari bagi Imron membuat kerajinan seperti buat satu tas jinjing.

Karena tahapan yang memakan waktu yakni membersihkan dan mengumpulkan botol plastik yang diambil hanya bagian atas botol plastik.

Imron  memperlihatkan hasil aneka hasil kerajinan tangan buatannya, Kamis (13/9/2018).
Imron memperlihatkan hasil aneka hasil kerajinan tangan buatannya, Kamis (13/9/2018). (SRIPOKU.COM/AWIJAYA)

Saat ini ia mengaku paling sulit menurutnya mengumpulkan plastik bekas

Untuk satu buah tas dari plastik bisa menghabiskan 300 sampai 700 gelas plastik bekas minuman kemasan tergantung dengan besar kecilnya ukuran yang dipesan.

Biasanya warga desanya, kata Imron, minta dibuatkan dengan menyiapkan botol plastik bekas

Baca: Live Streaming dan Jadwal Pertandingan Persib Vs Arema : Menanti Kembali Duet Bauman & N Douassel


"Ini masih sekedar ngisi kekosongan, belum dipasarkan tapi sudah banyak tetangga yang pesan dengan menyediakan bahannya, seperti tas jinjing, biasanya tas, keranjang ditawar seratus ribu saya tidak jual karena bahannya lama dikumpulkan," kata Imron.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) desa Terusanbaru Alek Deka Saputra mengatakan mendukung inovasi dan kreativitas warganya memanfaatkan bahan bekas menjadi hasil kerajinan.

Penulis: Awijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help