Berita Palembang

Zainudi Mengaku Dianiaya Preman Besar di 10 Ulu Palembang

"Saat datang ke TKP dia langsung mengambil batu pak memukul saya hingga saya luka-luka seperti ini pak," kata Zainudi.

Zainudi Mengaku Dianiaya Preman Besar di 10 Ulu Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Mengaku dianiaya preman Zainudi (51) didampingi anaknya melapor ke Polresta Palembang, Selasa (11/9/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Zainudi (51) didampingi anaknya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (11/9/2018).

Kepada polisi, buruh di Pasar 10 Ulu Palembang ini mengaku telah menjadi korban penganiayaan.

Zainudi menuturkan peristiwa itu dialaminya terjadi pada Senin (10/9/2018) sekitar pukul 15.00, saat dia dan anaknya bekerja di jalan di Sungai Aur, tepatnya di Jembatan 10 Ulu Palembang.

Baca: Ngaku Hajar Hilda Vitria Ribuan Kali, Kris Hatta Disemprot Deddy Cobuzier hingga Dilaporkan Polisi

Baca: Di Depan Ayah Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan Sebut Batal Jadi Mertua, Ekspresi Raffi Ahmad Jadi Sorotan

Saat itu, Zainudi sedang mengangkut batu-batu untuk menimbun dam.

"Tiba-tiba Jas datang dan memukuli anak saya pak. Saya tidak terima jadi saya lerai pak," ujar Zainudi.

Namun, kata Zainudi, Jas bukannya berhenti memukuli anaknya.

Justru dia mengaku sebagai preman besar dan langsung kembali menganiaya Zainudi dan anaknya.

"Saat datang ke TKP dia langsung mengambil batu pak memukul saya hingga saya luka-luka seperti ini pak," kata Zainudi.

Baca: Usai Beberkan Pernah Hajar Hilda Sampai Ribuan Kali, Kriss Hatta Buat Video Permintaan Maaf

Akibat kejadian tersebut Zainudi mengalami luka lecet pada pipi kiri dan dada bagian depan.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban.

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti," tutupnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved