Berita Palembang

Bandar Arisan Ini Laporkan Anggotanya Karena Tidak Mau Bayar Setelah Terima Uang

Seorang bandar arisan yang berprofesi sebagai penjual BJ di Palembang, Shinta Trianti harus mengalami kerugian Rp 68 juta

Bandar Arisan Ini Laporkan Anggotanya Karena Tidak Mau Bayar Setelah Terima Uang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Shinta Trianti (26), Bandar arisan ketika melapor ke Polresta Palembang, melaporkan anggota tak membayar iuran, Rabu (12/9). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Seorang bandar arisan yang berprofesi sebagai penjual BJ di Palembang, Shinta Trianti harus mengalami kerugian Rp 68 juta lantaran empat anggota arisannya ada yang tidak mau membayar.

Shinta mengatakan arisan yang dibandarinya terdiri dari 41 orang, setiap sepuluh hari arisan kuncang dan yang namanya keluar akan mendapatkan uang Rp 40 juta.

Tapi empat orang anggota, yakni Irma, Rosida, Pipin, dan Sari tidak mau membayar arisan padahal sudah menerima uang arisan.

Baca: Tak Terekspos Publik, 6 Tahun yang Lalu Pemain Si Doel Anak Sekolah Ini Ternyata Meninggal Dunia

Hal ini diungkapka oleh warga Lorong Binjai Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang ini di depan petugas piket Polresta Palembang. Rabu (12/9).

Diakuinya, kalau ia sudah mendatangi rumah terlapor untuk meminta diangsur uang arisan yang tidak dibayar oleh terlapor.

"Mereka (Rosida, Fifin, Irma dan Sari) selalu janji-janji Pak, makanya saya  laporkan kesini (Polresta)," katanya lagi.

Baca: Diduga Cemburu, Wanita di Palembang Ini Aniaya Calon Istri Mantan Suaminya

Dirinya berharap dengan adanya laporan yang ia buat petugas dapat memproses laporan yang ia buat.

"Saya harap mereka ditangkap Pak, saya sudah kesal karena mereka selalu janji-janji terus," harapnya.

Baca: Unggah Foto Tanpa Makeup, Pipi Anak Wulan Guritno, Shaloom Razade Jadi Sorotan, Ada Bintik-bintik

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan penipuan dan penggelapan.

"Sudah kita terima laporannya, selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang untuk ditindaklanjuti," singkatnya.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help