Berita Palembang

Komunitas Gerakan Peduli Sesama Bantu Korban Kebakaran di Panca Usaha Kertapati Palembang

Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) siang tadi, Selasa (11/9/18) memberikan bantuan kepada korban kebakaran

Komunitas Gerakan Peduli Sesama Bantu Korban Kebakaran di Panca Usaha Kertapati Palembang
SRIPOKU.COM/RIZKA PRATIWI UTAMI
Komunitas Gerakan Peduli Sesama Beri Donasi kepada Korban Kebakaran di Panca Usaha Kertapati Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rizka Utami Pratiwa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komunitas Gerakan Peduli Sesama ( GPS ) siang tadi, Selasa (11/9/18) memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Lr Anggrek RT 51 Panca Usaha Kertapati Palembang.

Seperti pemberitaan sebelumnya, atas kejadian tersebut yang terjadi pada Senin (27/8/2018), sebanyak 78 jiwa dari 21 Kepala Keluarga (KK) terpaksa kehilangan tempat tinggalnya.

Komunitas GPS memang rutin memberikan donasi berupa uang, sembako dan pakaian layak pakai kepada korban kebakaran.

Baca: Tahun Depan Tiga Ruas Tol Dibangun di Sumsel Berikut Ini Lokasinya.

Ridho salah satu anggota dari GPS menuturkan bahwa setiap bulannya GPS rutin kunjungan ke panti asuhan yang ada di kota Palembang.

Tak hanya itu, sesuai dengan namanya komunitas ini juga fokus membantu dan meringankan sedikit beban warga yang tertimpa musibah.

"Biasanya kami juga bagi-bagi nasi bungkus di jalanan atau di luar dari itu kita bisa berpartisipasi untuk turut membantu apabila ada korban dari musibah seperti kebakaran, bencana alam dan lain-lain yang terjadi di Palembang," kata Ridho saat diwawancara Sripoku
com.

Baca: Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar. Pedagang : Belum Ada Pengaruh, Harga Ayam Turun

Lebih lanjut Ridho menjelaskan tujuan dari terbentuknya komunitas ini adalah menjadi jembatan penghubung atau wadah untuk membantu sesama.

"Membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesusahan. Terus berbagi rezeki dan kebahagian. Kemudian menjalin silahturahmi antar anggota komunitas dan masyarakat," tambahnya.

Baca: Ratusan Model Nissan Akan Ditarik dari Peredaran, Diduga Karena Masalah di Bagian Ini

Diakhir wawancara, mahasiswa Universitas Negeri Islam Raden Fatah Palembang ini berharap agar dengan hidupnya komunitas ini, bisa menjadi peringan beban para masyarakat yang tengah dilanda kesulitan.

"Semoga dengan adanya kegiatan yang diadakan oleh Komunitas GPS ini bisa memberikan kebahagian dan sedikit rezeki kepada masyarakat yang sedang mengalami kesusahan. Nah terus untuk anggota komunitas semoga semakin kompak selalu dalam berbuat kebaikan," ujarnya.

Penulis: Rizka Pratiwi Utami
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved