Generasi Milenial

Peranan Generasi "Y” (Milenial) Dalam Pembangunan Bangsa

Apa yang di maksud dengan generasi "Y" (millenial) lebih dulu penulis mengajak pembaca memahaminya

Peranan Generasi
ist
Oleh : AUFA SYAHRIZAL SARKOMI,SP.,MSC.

Peranan Generasi "Y”" (Milenial) Dalam Pembangunan Bangsa

Oleh : AUFA SYAHRIZAL SARKOMI,SP.,MSC.

Ketua PPI Sumsel Periode 2009-2017

Sebelum kita mengenal lebih jauh apa yang di maksud dengan generasi "Y" (millenial) lebih dulu penulis mengajak pembaca untuk lebih dulu memahami apa yang dimaksud dengan "Generasi".

Menurut Nobel & Schewe (2003), dan Twenge (2000).
Generasi adalah sekelompok individu yang dipengaruhi oleh kejadian-kejadian bersejarah dan fenomena budaya yang terjadi dan dialami pada fase kehidupan yang sama atau dapat juga dikatagorikan sebagai suatu konstruksi sosial dimana di dalamnya terdapat sekelompok orang yang memiliki kesamaan umur dan pengalaman historis yang sama (Manheim, 1952).
Kemudian kejadian historis serta fenomena tersebut menyebabkan terbentuknya ingatan secara kolektif yang berdampak dalam kehidupan mereka (Dencker et al. 2008).

Maka kejadian historis, sosial, dan efek budaya bersama dengan faktor-faktor lain ini akan berpengaruh terhadap terbentuknya perilaku individu, nilai, dan kepribadian (Caspi & Roberts, 2001; Caspi et.al, 2005).

Dalam lingkungan dunia kerja, kita sering menemui adanya "gap" tentang nilai-nilai idealisme antara generasi tua dengen generasi muda dalam menghadapi realitas kehidupan.

Mannheim (1952). Bahkan kita masih sering mendengar ucapan generasi tua kepada generasi muda seperti : "ah kamu baru anak lahir kemaren".

Ucapan ini berkonotasi seolah-olah generasi tua lebih baik dan lebih tahu dari generasi muda.

Generasi muda dianggap belum berpengalaman, belum matang dalam berfikir dan belum stabil secara emosi.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help