Jokowi ke Korsel, Fahri Hamzah Tulis Surat Terbuka hingga Sebut KPK Beban Bangsa!

Fahri kemudian menjawabnya dengan menuliskan pesan agar Jokowi mempelajari sejarah pemberantasan korupsi di Korea Selatan.

Jokowi ke Korsel, Fahri Hamzah Tulis Surat Terbuka hingga Sebut KPK Beban Bangsa!
IST
Fahri Hamzah 

"Dari semua negara yang saya pelajari, Korea Selatan paling baik jadi contoh kita. Pembubaran KICAC dan diganti oleh ACRC adalah karena ekonomi yang terganggu.

Manuver KICAC bikin rusak iklim usaha dan kebebasan sipil. Maka Anti Korupsi digabung dengan HAM."

"Sementara di kita aneh. Tidak ada Kordinasi. Definisi aja Gak jelas. Ada lembaga sibuk sendiri yang lain menonton dan lebih baik menghindar.

Akhirnya sejak 2002 (persis sama dengan tahun berdirinya KICAC) di Indonesia berkembang suasana tidak pasti."

"Terserah pak @jokowi bapak pasti melihat pelambatan ekonomi. Akhirnya pemerintah cabut subsidi, ngutang ke luar negeri, proyek dikerjain sendiri dan BUMN disuruh ngutang bunga tinggi. Nanti BUMN Bisa2 dijual ke luar negeri. Ini semua karena ketidakpastian hukum."

Cuitan akun Instagram Fahri Hamzah (Instagram/ @fahrihamzah)
Cuitan akun Instagram Fahri Hamzah (Instagram/ @fahrihamzah) ()

"Sambil pak @jokowi berpikir, teken saja kerjasama dan ikut saja pola Korea selatan. Gak usah malu untuk kebaikan negeri. Lihat Korsel itu, industri hidup, kelas menengah tumbuh.

Kita merdeka bareng, bikin KPK bareng tapi hasil lain. Kenapa? Karena mereka mau koreksi."

"Kita berkejaran dengan waktu. Sementara Korea selatan tambah menguasai industri dunia; mulai soal otomotif, elektronik dan digital media, sampai K-POP dan restoran di mana-mana.  Eh kita sibuk tangkap pencuri. Dan dianggap prestasi. Tambah banyak dianggap tambah sukses."

Cuitan akun Instagram Fahri Hamzah (Instagram/ @Fahrihamzah)
Cuitan akun Instagram Fahri Hamzah (Instagram/ @Fahrihamzah) ()

Diakhir pesan untuk Jokowi, Fahri menutupnya dengan memposting quote dari Albert Einstein.

"Pantaslah saya tutup dengan poster #AlbertEinstein di bawah ini tentang definisi kegilaan. “Gila itu: melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi berharap hasil yang berbeda”. Ini sudah 16 tahun bapak!" tulis akun @fahrihamzah.

Sebagai informasi, sebelumnya Korea Selatan memiliki lembaga KICAC yang berdiri pada tahun 2002 dan kemudian dibubarkan Presiden Korsel Lee Myung Bak.
Halaman
1234
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help