Panik Terjebak di Gang Kecil Kawasan Kertapati Palembang, Pelaku Jambret Tinggalkan Motor

Saya saat itu usai jemput anak sekolah pak. Saat hendak pulang ada motor yang terus mengikuti saya.

Panik Terjebak di Gang Kecil Kawasan Kertapati Palembang, Pelaku Jambret Tinggalkan Motor
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Wiwin, korban jambret melapor ke Polresta Palembang dan berhasil mengamankan motor pelakunya, Jumat (7/9/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diduga lantaran panik, seorang pelaku jambret terpaksa meninggalkan motornya saat berhasil melakukan aksinya merampas dompet korbannya yakni Wiwin (32), warga Jalan Abikusno Cs Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, Palembang.

Aksi ini dialami Wiwin saat dia sedang melintas di Jalan Mataram I Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang, Jumat (07/9/2018) sekitar pukul 11,00.

Baca: Kisah AKP Ojang. Disatroni 9 Perampok Usai Solat, Dibacok dan Senjata Api Dirampas

Wiwin kemudian melaporkan kejadian yang dialami ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang.

"Saya saat itu usai jemput anak sekolah pak. Saat hendak pulang ada motor yang terus mengikuti saya. Beberapa saat kemudian dia langsung mepet saya dan merampas tas saya," ujar Wiwin kepada petugas.

Karena panik spontan ia pun berteriak.

Teriakannya mengundang perhatian warga sekitar.

Baca: Jadwal Pertandingan Sriwijaya FC Vs Persipura Jayapura, Subangkit Patok Target Minimal Imbang

Warga langsung menolongnya dan mengejar korban.

"Akhirnya pelaku kami kejar sama-sama. Pelaku masuk gang kecil yang bisa dilewati satu motor. Mungkin takut dihajar warga, pelaku meninggalkan motornya di TKP," katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban harus kehilangan uang tunai sebesar Rp 300ribu serta satu unit Handphone jenis Oppo A37 warna hitam.

Baca: Diisukan Selingkuh dengan Pramugari, Akhirnya Sule Berani Jujur dan Akui Jika Lina Tidak Bersalah

Adapun motor pelaku yang berhasil diamankan yakni motor jenis Vario bernopol BG 33116 AAD.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat).

Baca: Kawanan Rampok Bacok dan Rampas Senpi Personel Brimob Ditembak Mati, 1 Tewas Mengambang

"Laporannya sudah diterima. Sekarang sedang dalam penyelidikan unit Reskrim Polresta Palembang," ujar Andi Haryadi.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved