Berita Muaraenim

Sudah Ada Fatwa MUI, Hanya Sedikit Siswa di Muaraenim Melakukan Imunisasi Rubbela

Padahal jadwal program imunisasi MR fase II hanya bulan Agustus - September 2018.

Sudah Ada Fatwa MUI, Hanya Sedikit Siswa di Muaraenim Melakukan Imunisasi Rubbela
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Siswi MIN 1 Muaraenim mendapat imunisasi MR, Jumat (7/9/2018). 

Bayi lahir dengan Sindorm Rubella Kongenital, akan terlahir buta, tuli, otak kecil, jantung bocor dan sebagainya.

Virus Rubella itu hidup subur berkembang biak di anak-anak kelompok usia 9 bulan sampai 15 tahun dan ibu-ibu yang hamil muda.

Baca: Sukses Dukung Asian Games 2018, LRT Sumsel Kembali Layani Masyarakat

Sementara itu menurut salah satu orangtua siswa MIN 1 Muaraenim yang enggan disebutkan namanya, bahwa ia belum mengimunisasi anaknya karena masih ragu-ragu dan khawatir terjadi apa-apa anaknya setelah pasca imunisasi MR.

Sebab dari informasi yang beredar seperti di Medsos itu ada yang anaknya cacat bahkan sampai meninggal dunia.

"Berikan kami keyakinan bahwa imunisasi MR itu aman untuk anak kami," ujarnya minta jangan namanya ditulis.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help